Bro Madeleine Natalino
Natal sebentar lagi tiba! Apakah kalian sudah siap? Mari kita membuat kue madeleine spesial untuk Natal! Menurut legenda, 'Madeleine' atau 'Madeleine de Commercy' berasal dari wilayah Commercy, Prancis. Pada tahun 1730, Raja gourmet Polandia Stanislas Leszczyński diasingkan ke Commercy. Saat koki pribadinya menyiapkan hidangan penutup, tiba-tiba menghilang, dan seorang wanita yang melayani di sana dengan cepat membuat hidangan penutup kecil favoritnya yang berhasil menyentuh hati sang raja. Kue kecil ini diberi nama sesuai dengan nama wanita tersebut, 'Madeleine'. Inilah asal mula kue berbentuk kerang kecil yang kini dikenal sebagai 'Madeleine'. Mentega berkualitas tinggi sangat penting dalam madeleine. Dalam resep ini, kami menggunakan mentega dari merek Jerman 'Meggle', yang didirikan pada tahun 1887 dan memiliki sejarah sekitar 130 tahun. Meggle dikenal sebagai pemasok produk susu terkenal secara global, termasuk mentega, yogurt, dan produk susu lainnya yang sangat populer di seluruh Eropa. Berkat proses produksi eksklusifnya, mentega Meggle lebih lembut dan memiliki rasa yang kaya tanpa berlebihan. Sebuah kemasan mentega 250g dibuat dari 6 liter susu, memberikan warna lembut, dan rasa yang murni namun kaya. Selain itu, Meggle menawarkan kemasan praktis 125g yang cocok untuk pembuat roti pemula. Menambahkan alkohol ke dalam madeleine akan menonjolkan aroma spesial, jadi cobalah! Jangan lupa untuk membersihkan cetakan setelah setiap proses. Saya sendiri pernah terburu-buru dan lupa membersihkan cetakannya, sehingga adonan berwarna hijau menempel dan hancur saat dikeluarkan. Resep ini dapat membuat sekitar 2 nampan madeleine.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Siapkan bahan-bahan. Sebagian bahan (seperti alkohol dan cokelat putih) tidak termasuk dalam foto.
Lelehkan mentega menggunakan teknik bain-marie dan dinginkan hingga suhu ruangan.
Campur telur dan gula dengan pengocok hingga merata.
Ayak tepung protein rendah dan bubuk pengembang, lalu campur hingga merata.
Tambahkan mentega leleh dan campur semuanya hingga rata.
Adonan akan memiliki tekstur semi-cair. Pisahkan adonan menjadi dua bagian.
Ayak bubuk beras merah ke salah satu bagian dan campur hingga rata. Jika suhunya rendah, rendam mangkuk dalam air hangat untuk mempermudah pencampuran. Tambahkan likör kopi ke adonan merah.
Ayak bubuk matcha ke bagian lainnya dan campur hingga rata. Tambahkan rum ke adonan matcha.
Masukkan masing-masing adonan ke dalam kantung piping dan dinginkan di lemari es minimal selama 1 jam.
Semprotkan pelumas cetakan handmade (resep tersedia online) pada cetakan. Jangan lupa untuk membersihkan cetakan dan mengoleskan minyak kembali setiap selesai digunakan.
Kembalikan adonan yang didinginkan ke suhu ruangan. Jika terlalu dingin, hangatkan sebentar dengan teknik bain-marie agar mudah mengalir. Isi cetakan hingga 90% penuh, lalu ketuk perlahan di meja untuk menghilangkan udara.
Panggang madeleine di tengah oven yang sudah dipanaskan pada suhu 170°C selama sekitar 15 menit. Perhatikan terus agar adonan mengembang secara merata dan bagian luar warnanya menjadi keemasan, namun jangan terlalu gosong. Setelah matang, keluarkan dan dinginkan di atas rak pendingin. Untuk menghindari rasa pahit dari matcha, disarankan untuk meletakkan nampan tambahan di bawahnya.
Lelehkan cokelat putih dan gunakan untuk melapisi madeleine. Berkreasilah dengan desain Anda!
Taburkan pistachio cincang dengan perlahan. Lakukan dengan cepat jika cuaca dingin!
Lakukan metode yang sama untuk madeleine matcha. Selesai! Madeleine yang indah siap dinikmati, bukan?