Chat Mignon -- Roti Mini Madu dengan Gandum Utuh
Sudah lama tidak membuat roti berbentuk, jadi hari ini mencobanya lagi. Isian wijen hitamnya manis dan lezat.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Pertama, siapkan isian. Campur mentega yang sudah melunak dengan gula, lalu tambahkan bubuk wijen hitam dan kenari, aduk hingga merata. Bubuk ini dibuat dengan memanggang wijen hitam dan kenari, lalu menggilingnya menggunakan blender.
Campur menggunakan tangan hingga menjadi tekstur seperti remah-remah, lalu dinginkan di lemari es.
Masukkan semua bahan roti (kecuali mentega) ke dalam mangkuk pembuat roti.
Aduk selama 15 menit, kemudian tambahkan mentega yang sudah melunak dan aduk lagi selama 20 menit sampai membentuk lapisan tipis dan transparan (uji membran atau 'windowpane'). Diamkan di tempat hangat hingga adonan mengembang dua kali lipat.
Keluarkan udara dari adonan dan bagi menjadi 7 bagian. Simpan satu bagian untuk membuat telinga dan ekor kucing.
Giling salah satu adonan menjadi bentuk lonjong.
Sebarkan setengah dari isian wijen hitam secara merata.
Lipat menjadi dua, lalu rekatkan tepi-tepinya dengan air.
Giling adonan yang disisihkan kemudian potong menjadi 12 segitiga kecil (untuk telinga) dan buat 6 strip kecil (untuk ekor). Susun seperti pada gambar dan fermentasikan kedua kali di tempat hangat dan lembap selama 40 menit.
Taburi adonan yang sudah difermentasikan dengan tepung.
Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180℃ selama 15 menit.
Setelah keluar dari oven, gambar mata, hidung, dan kumis pada roti.
Bukankah sangat lucu?
Isian ini benar-benar harum!
Kucing kecil yang malas telah muncul!