Foto masakan selesai dari Panduan scoring roti bulat motif daun

Panduan scoring roti bulat motif daun

"Daun-daun yang tumbuh dari dahan yang berbeda, tetapi rimbun bersama. Dulu katanya ini pertanda keberuntungan." Sebenarnya aku bukan orang yang terlalu artistik atau puitis, dan kalimat ini juga kutemukan di Baidu.😬 Tapi menurutku kalimat ini sangat cocok dengan desain ini. Sampai sekarang, motif scoring yang sering kupakai kebanyakan cukup rumit. Untuk adonan yang sangat lembut dan berhidrasi tinggi, membuat scoring itu sulit, dan bagi pemula hampir mustahil berhasil pada percobaan pertama. Motif ini relatif sederhana, jadi hampir tidak mudah gagal. Dengan ini, kamu bisa berlatih garis lurus dan lengkung, juga melatih kontrol di area dekat tepi. Untuk boule dengan ragi alami kismis khusus baguette, berapa pun kadar hidrasi bisa digunakan. Adonan dengan hidrasi cukup tinggi juga tidak masalah. Hanya dengan pola ini saja, sudah bisa menghasilkan "telinga" yang besar, dan tidak mengganggu pengembangan crumb. Supaya semua bisa menikmatinya saat Imlek, aku sengaja menyiapkan tutorial ini.πŸ™ƒ Pekerjaan tangan tidak perlu tergesa-gesa. Mulailah dari hal yang mudah dulu untuk membangun dasar yang kuat, setelah itu berbagai hal lain akan menyatu dengan sendirinya. Sebelum mulai scoring, pertama-tama kamu perlu adonan yang bagus. Untuk adonan boule ragi alami kismis, silakan lihat di sini: http://www.xiachufang.com/recipe/103641141/ Koleksi video scoring-ku ada di sini: http://www.xiachufang.com/recipe/103504429/

Bahan-bahan

Adonan boule ragi alami kismisUntuk 1 buah
Silet1 lembar
Tepung untuk dustingSecukupnya

Langkah-langkah

1

Kalau tidak punya pisau khusus scoring, kamu boleh menempelkan silet dengan masking tape seperti di foto dan memakainya. Hasil potongannya sangat bagus. Jangan pernah memegang silet yang terbuka begitu saja dengan jari. Cepat atau lambat, kamu pasti akan melukai tanganmu. Kalau punya pisau scoring, tentu saja boleh langsung dipakai. Hanya saja, untuk motif ini aku tidak menyarankan gagang yang terlalu panjang. Mata pisau melengkung juga kurang cocok untuk desain ini. Aku sendiri kurang suka silet Gillette. Entah karena terlalu tajam jadi terasa tebal, atau memang hanya bukan seleraku. Menurutku, silet murah justru lebih enak dipakai.😢 Sekitar 20 yuan untuk 100 lembar sudah cukup. Pakai saja keempat sudut satu lembar berkali-kali, kalau sudah tumpul baru diganti. Produk ini juga dijual di Taobao. Seingatku satu kotak isi 100 lembar harganya sedikit di atas 20 yuan.

undefined 1
Klik untuk memperbesar
2

Pertama, taburi tepung dusting. Aku sangat merekomendasikan tea strainer model seperti ini. Jauh lebih nyaman dipakai dibanding saringan biasa. Untuk dusting, aku memakai tepung ketan yang biasa dipakai untuk kue beras. Warnanya putih, butirannya halus, dan warnanya tidak gampang berubah di dalam oven. Taburi sekali dulu, lalu ratakan lembut dengan tangan, kemudian taburi lagi, tepuk-tepuk ringan dan sapu lagi sampai benar-benar menyatu dengan permukaan adonan. Sensasi teksturnya saat disentuh itu benar-benar menyenangkan.πŸ˜‰ Aku sering membayangkan, kalau kita pakai spons makeup untuk bedak padat sebagai alat membubuhkan tepung dusting, pasti rasanya luar biasa enak…… Kalau ada yang mencobanya, tolong ceritakan hasilnya ya.🀣

undefined 2
Klik untuk memperbesar
3

Gambarlah dulu garis besar secara kasar untuk menentukan posisi masing-masing daun. Lalu buat scoring mengikuti garis besarnya. Di sepanjang garis tengah, buat satu garis yang sedikit lebih dalam. Dari garis itulah adonan akan terbelah dan membuka.

undefined 3
Klik untuk memperbesar
4

Berikutnya, buat tulang daun. Untuk tulang daun utama di tengah, cukup goreskan mata pisau tipis-tipis saja, jangan sampai memotong hingga ke dalam adonan. Kalau sulit mengontrol tekanan, kamu bisa memakai tusuk gigi, atau membalik mata pisau dan menekan dengan sisi yang dibalut tape untuk membuat jejak. Sebenarnya cara kedua ini bahkan lebih enak dipakai daripada tusuk gigi. Setelah itu, buat scoring kecil-kecil untuk tulang daun samping. * Jangan sekali-kali memotong tulang daun utama. Jangan dipotong, jangan dipotong. * Usahakan tulang daun samping sedekat mungkin dengan garis tengah. * Saat membuat tulang samping, perhatikan agar garis besar daun tidak rusak.

undefined 4
Klik untuk memperbesar
5

Pada dasarnya, semua daun diberi scoring dengan cara yang sama, jadi sebenarnya sampai di sini penjelasan sudah cukup. Tambahan sedikit, Perhatikan baik-baik video ini. Di bagian tepi roti ada lipatan, dan adonan sedikit terangkat. Bagian seperti ini cukup sulit untuk membuat scoring. Kalau menemukan bagian seperti itu, jangan dipaksa lanjut, berhentilah dulu di titik tersebut. Ini seperti sedang naik sepeda menuruni tangga.🀣 Tarik rem sebentar untuk mengatur kecepatan dan sudut, lalu lanjutkan lagi. Siap-siap saja untuk mengulang proses ini berkali-kali.

undefined 5
Klik untuk memperbesar
6

Sekarang kita beralih ke daun sisi yang besar. Tulang daun kiri bisa dibuat seperti biasa, tapi tulang yang kanan posisinya dekat tepi, jadi agak sulit, kan? Putar boule sehingga bagian yang ingin di-scoring membentuk sudut sekitar 45 derajat terhadap tubuhmu, lalu dorong mata pisau dengan gerakan seperti mendorong ke arah luar dari punggung tanganmu. Dengan begitu, gerakanmu akan terasa jauh lebih natural. Cobalah, ya.😜

undefined 6
Klik untuk memperbesar
7

Nah, selesai! Bandingkan foto ini dengan roti yang sudah dipanggang di bagian belakang. Meskipun sudah mengembang karena oven spring, kamu tetap bisa melihat dengan jelas kelembutan tiap goresan pisau dan detail pekerjaan tangan di hasil akhirnya. Kalau ingin membuat daun terlihat hidup, penting untuk menambahkan sedikit detail yang memang dimiliki daun asli.

undefined 7
Klik untuk memperbesar
8

Aku sangat suka pola asimetris kiri-kanan seperti ini. Terasa hidup, dan dari sudut mana pun terlihat cantik.🀣 Misalnya cara menangani ujung daun, cara menggambar tulang daun, dan sebagainya. Aku biasanya membuat garis tulang daun semakin ke ujung semakin halus, lalu sedikit menyebar seperti kipas. Karena ini desain "bergemuruh/meledak", kalau terlalu kaku dan terlalu rapi malah jadi kurang menarik. Tadi aku bilang "jangan memotong tulang daun utama" juga karena alasan ini. Bukan berarti sama sekali tidak boleh dipotong, hanya saja hasilnya akan jadi gaya yang sama sekali berbeda. Yang kita incar di sini adalah gaya yang terkesan kasar tapi penuh detail.😬

undefined 8
Klik untuk memperbesar
9

Setelah dipanggang, ambillah foto dari berbagai sudut. Ekspresinya bisa berubah sampai terlihat seperti roti yang sama sekali berbeda. Mungkin kamu bisa mendapat sedikit lebih banyak "like" karenanya.😬

undefined 9
Klik untuk memperbesar
10

Bisa terasa kan, scoring-nya sama sekali tidak terasa penuh atau sesak?😜 Boule ini kubuat dengan resep dasarku, menggunakan adonan berhidrasi 75%. Bukankah ini bukti bagus bahwa tanpa menaikkan hidrasi secara ekstrem pun, kita tetap bisa mendapatkan crumb yang ringan dengan rongga besar?πŸ˜‹

undefined 10
Klik untuk memperbesar
11

Motif ini juga sangat cocok untuk "boule serpihan salju". Cocok sekali dipadukan dengan sweater rajut tebal, dan sama sekali tidak sulit. Ada videonya juga, klik di sini untuk menonton: http://www.xiachufang.com/recipe/103524260/

undefined 11
Klik untuk memperbesar

Tips memasak

Sebagai alat untuk menabur tepung dusting, aku menyarankan menggunakan tea strainer. Untuk tepung dusting, aku menyarankan memakai tepung ketan. Silet harus selalu dibalut dengan masking tape sebelum dipakai. Dan yang terpenting, kalau ini membuatmu sedikit saja lebih bahagia, jangan lupa untuk "mengumpulkan PR" (membagikan hasil buatanmu).😘