Foto masakan selesai dari Siapa di sini yang suka onde onde ketan wijen?

Siapa di sini yang suka onde onde ketan wijen?

Kalau kamu benar-benar suka onde onde ketan bersalut wijen, pasti setidaknya sekali pernah terpikir begini: "Gimana caranya bikin onde onde wijen yang gendut, mengembang besar sampai bagian dalamnya kopong?" Jawabannya ada di resep ini. Begitu kamu coba sekali saja, tidak akan ada lagi yang bisa menghentikanmu untuk terus membuat onde onde wijen. Ya, mungkin cuma satu pengecualian: "Hati-hati, bikin gemuk?!"

Bahan-bahan

Tepung ketan150 g
Gula putih halus45 g
Air hangat suam-suam kuku105 g
Wijen putihSecukupnya

Langkah-langkah

1

Pertama, masukkan gula ke dalam air hangat suam-suam kuku, aduk perlahan dengan sumpit atau alat lain sampai gula larut sepenuhnya dan menjadi air gula.

undefined 1
Klik untuk memperbesar
2

Tuang air gula yang sudah dibuat ke atas tepung ketan.

undefined 2
Klik untuk memperbesar
3

Aduk rata dengan sumpit atau alat lain agar air gula dan tepung ketan tercampur dengan baik.

undefined 3
Klik untuk memperbesar
4

Lanjutkan dengan menguleni langsung dengan tangan hingga menjadi satu adonan. Uleni adonan hingga lembut. Bila terasa agak keras, tambahkan sedikit air sambil melihat teksturnya. Namun jika air terlalu banyak, adonan akan sulit mempertahankan bentuknya. Tidak perlu diuleni lama seperti adonan roti, cukup sampai adonan halus dan menyatu. ★ Jumlah air sesuaikan dengan kondisi adonan, targetkan adonan yang lembut. Daya serap air tepung ketan berbeda-beda tergantung produsennya, jadi silakan ditambah atau dikurangi seperlunya.

undefined 4
Klik untuk memperbesar
5

Bagi adonan masing-masing sekitar 20 g, lalu bulatkan menjadi onde onde. (Pada tahap ini, kalau suka, bisa isi sedikit pasta kacang merah manis di tengahnya untuk membuat onde onde wijen isi kacang merah manis.)

undefined 5
Klik untuk memperbesar
6

Basahi sedikit permukaan setiap butir onde onde dengan air, lalu masukkan ke dalam wijen putih dan gulingkan sampai permukaannya terlapisi wijen secara merata. (Jika sebelumnya sedikit dibasahi, wijen akan lebih mudah menempel dan tidak mudah lepas.)

undefined 6
Klik untuk memperbesar
7

Setelah semua siap, mulai menggoreng. Panaskan minyak dengan api kecil sampai sekitar 30% panas, lalu masukkan onde onde wijen. Dari awal hingga akhir goreng dengan api kecil (ini poin penting), supaya bagian dalam matang perlahan hingga ke dalam.

undefined 7
Klik untuk memperbesar
8

Saat onde onde wijen mulai mengapung, tekan dari atas dengan sodet kayu atau saringan hingga agak gepeng. Setelah dibuat gepeng, ia akan perlahan mengembang lagi. Ulangi beberapa kali proses menekan dengan sodet kayu. (Ini juga poin penting: melalui proses ini onde onde wijen akan mengembang besar, menggelembung, dan bagian dalamnya menjadi kopong.)

undefined 8
Klik untuk memperbesar
9

Goreng terus sampai onde onde wijen mengembang penuh, bentuknya bulat dan berwarna cokelat keemasan yang cantik. Setelah matang, tiriskan minyaknya lalu sajikan di piring. Nikmati selagi panas. Bagian luarnya renyah, sedangkan bagian dalamnya empuk dan lembut.

undefined 9
Klik untuk memperbesar

Tips memasak

1. Bahan dan cara membuat onde onde wijen sebenarnya sangat sederhana dan bisa diringkas dalam beberapa langkah saja. Namun, untuk membuatnya mengembang besar dan begitu empuk sampai bagian dalamnya kopong, diperlukan sedikit trik. Yang paling penting adalah pengaturan api: wajib digoreng perlahan dengan api kecil dari awal sampai akhir. Jika suhu minyak terlalu tinggi, permukaan akan cepat berubah warna dan mengeras sehingga tidak bisa mengembang lagi. Sebagai gambaran, saya menggoreng sekitar 7–8 menit. Kalau baru 2–3 menit sudah berwarna cokelat, berarti suhu minyak jelas terlalu tinggi, sehingga onde onde tidak akan mengembang besar (atau sekalipun mengembang, akan banyak retakan). 2. Jika tidak yakin dengan pengaturan suhu minyak, setelah memanaskan minyak, cobalah goreng 1–2 butir dulu sebagai percobaan. Kalau hasilnya bagus, lanjutkan menggoreng seperti biasa. Jika terasa minyak terlalu panas, kecilkan api terlebih dahulu, coba goreng lagi untuk tes, baru setelah itu lanjutkan menggoreng seluruh adonan. 3. Untuk menggoreng onde onde wijen, cukup gunakan minyak nabati biasa (minyak bunga matahari, minyak jagung, minyak kanola/rapa, atau minyak campuran). Minyak kacang tanah juga sangat direkomendasikan karena aromanya enak. Jumlah minyak sebaiknya cukup banyak sehingga onde onde terendam seluruhnya. Saya menggunakan panci kecil bertangkai; memang tidak bisa menggoreng banyak sekaligus, tapi kedalamannya cukup tanpa perlu minyak terlalu banyak. (Kalau pakai panci besar, jumlah minyak yang dibutuhkan akan jauh lebih banyak.) Minyak bekas menggoreng onde onde wijen masih bisa digunakan kembali untuk tumisan atau masakan lain, asalkan belum digunakan berkali-kali untuk menggoreng. Jangan dibuang, manfaatkan kembali dengan baik. 4. Pada dasarnya digunakan wijen putih mentah, namun saya sendiri pernah mencoba memakai wijen yang sudah disangrai sekali, dan tetap bisa digunakan tanpa masalah. 5. Jika suka, sebelum menggoreng, bisa diisi pasta kacang merah manis ke dalam adonan untuk membuat onde onde wijen isi kacang merah manis. (Dalam kasus ini pun, saat menggoreng tetap gunakan cara menekan sambil digoreng agar onde onde tetap bisa mengembang lembut.)