Focaccia Italia yang Dibuat dengan Minyak Zaitun, Resep Sederhana yang Cocok untuk Pemula!
Focaccia adalah salah satu roti klasik Italia. Menurut sebuah legenda, orang Italia menyadari bahwa mereka kehabisan bahan topping saat membuat pizza. Jadi, setelah memanggang pizza, mereka mengoleskan sedikit minyak zaitun pada adonan yang tersisa, menambahkan beberapa bumbu rempah, dan memanggangnya dengan sisa panas tungku batu. Selama memanggang, aroma harumnya memenuhi ruangan. Roti yang baru dipanggang memiliki tekstur luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut. Setelah mencobanya, Anda tidak akan bisa melupakannya. Waktu 1 jam Kesulitan ★
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Meningkatkan rasa dengan fermentasi dingin. - Tempatkan adonan ke dalam wadah dan biarkan di dalam kulkas semalaman. Keluarkan 3 jam sebelum digunakan. - Alasi loyang oven dengan kertas roti dan taburi sedikit minyak zaitun di atasnya. Jika Anda memiliki tepung malt untuk panggang, taburkan sedikit untuk menambah tekstur renyah.
Keluarkan adonan dari wadah, ratakan sedikit dan letakkan di atas loyang oven. Tutup dengan kertas roti lain untuk mencegah kering. - Biarkan fermentasi pada suhu ruang sekitar 2 jam.
- Lepas kertas roti di atasnya. Ratakan adonan dengan tangan hingga menutupi permukaan loyang. Buat lubang-lubang kecil di adonan dengan jari Anda (pastikan menekan hingga ke dasar). - Taburkan sedikit minyak zaitun di atas adonan. Taburi dengan garam laut dan rosemary (jika tidak ada rosemary, Anda bisa menggantinya dengan jintan, wijen, atau serpihan cabai, tetapi disarankan menggunakan rasa original terlebih dahulu dengan bumbu secukupnya). - Biarkan adonan mengistirahatkan selama tambahan 30 menit, lalu panaskan oven hingga 200°C (400°F). - Panggang adonan selama 20-25 menit. Roti ini tidak akan mengembang banyak tetapi memiliki warna panggangan yang indah.
- Untuk tekstur yang lebih renyah, tingkatkan suhu. Jika Anda lebih suka roti yang lembut, turunkan suhu. - Jika warna panggangan masih kurang, kemungkinan roti belum matang sepenuhnya, lanjutkan memanggang!
Jika Anda ingin membuat dan memakannya di hari yang sama: - Proses umumnya sama, tetapi perbedaannya adalah adonan difermentasi dalam wadah besar tertutup di suhu ruang (atau di dalam mangkuk yang ditutupi kain). Waktu fermentasi sekitar 1,5-2 jam. - Setelah fermentasi selesai, letakkan adonan di atas loyang oven dan lanjutkan dengan langkah-langkah di atas. - Keuntungan dari metode 1 adalah fermentasi dalam waktu lama di kulkas meningkatkan rasa dan tekstur, tetapi memanggang di hari yang sama juga menghasilkan roti yang sangat baik.