무통무통무통 🐏 Roti Kelapa, sukses besar dalam percobaan pertama‼️
Bentuk ini, bukankah sangat menarik? Dilihat dari depan seperti domba, dilihat dari belakang seperti gurita, hahaha~! Roti yang dipanggang sangat lembut dan lezat. Isian di dalamnya adalah campuran baru! Aroma kelapa lebih kuat dibanding sebelumnya. Saya tidak tahan ingin berbagi roti yang cantik dan lezat ini dengan kalian semua. Dengan resep di bawah ini, kalian bisa membuat total 6 roti termasuk isiannya. Jika menggunakan ragi kering, gunakan sebanyak 2 gram. Catatan: Kadar air dalam adonan ini adalah 62%. Para pembuat roti pasti tahu bahwa ini adalah kadar air yang standar. Resep ini mengandung banyak gula, jadi pada awalnya adonan mungkin terasa lengket, tetapi kondisi ini sementara saja. Jika menguleni lebih lama dengan mixer listrik, masalah ini akan teratasi! Mengurangi gula atau air dapat merusak rasa atau tekstur secara signifikan. Jika cuaca panas, gunakan es atau cairan dingin untuk mengatur suhu adonan dan mencegah lengket. Terakhir: Takaran yang disebutkan cocok untuk mixer dengan mangkuk besar. Jika jumlah tepung sedikit, waktu pengulenan akan lebih lama. Resep ini bisa dikali dua untuk membuat dua kali lipat adonan dalam sekali pengulenan. Satu adonan dapat difermentasi dalam kulkas, sedangkan yang lainnya di suhu ruangan dengan waktu yang berbeda. Saya membuat satu adonan kali ini, meskipun membutuhkan waktu, hasilnya sangat memuaskan! Ragi kering: rasio ragi segar = 1:3 (Harap perhatikan konversinya!).
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Pertama, siapkan isian kelapa (untuk 6 roti): Kelapa parut: 50g Gula bubuk: 25g Mentega: 25g Telur cair: 30g Krim kelapa bubuk: 22g Bubuk campuran puding: 5g Jika tidak ada krim kelapa bubuk atau bubuk campuran puding, kalian bisa menggunakan susu bubuk sebagai gantinya. Tetap lezat, tetapi menggunakan krim kelapa bubuk dan bubuk campuran puding akan meningkatkan rasa dan tampilan.
Usulan urutan adonan: 1: Masukkan semua bahan kecuali ragi, garam, dan mentega ke dalam mangkuk mixer. Kocok perlahan dan setelah adonan terbentuk, tambahkan ragi dan kocok dengan kecepatan sedang selama sekitar 7 menit. Uleni sampai adonan halus, elastis, dan membentuk lapisan tebal.
Tambahkan mentega dan garam. Kocok dengan kecepatan rendah sampai mentega tercampur, lalu tingkatkan ke kecepatan sedang. Uleni sampai mencapai tahap lapisan tipis: Adonan harus elastis dan membentuk lapisan tipis. Saat jari membuat lubang pada adonan, ujung lubang tidak retak, yang menunjukkan adonan sudah cukup diuleni.
Istirahatkan adonan: Suhu: 28℃ Kelembapan: 75% Waktu: sekitar 45 menit. Ragi segar fermentasi lebih cepat, sekitar 45 menit. Ragi kering mungkin membutuhkan waktu sekitar 60 menit.
🔺Catatan penting: Waktu fermentasi tidak tetap. Periksa kondisi adonan. Volume harus meningkat dua kali lipat. Tekan permukaan dengan jari yang dilapisi tepung. Jika lembut dan jejak jari kembali perlahan, fermentasi sudah selesai.
Setelah adonan difermentasi, bagi tanpa menghilangkan gas langsung menjadi bagian sebesar 60g.
Bentuk bulatan halus dan istirahatkan selama sekitar 20 menit. Catatan: Hindari memanipulasi adonan secara berlebihan. Jika adonan sudah bulat, hentikan pemrosesan untuk mencegah kerusakan struktur gluten.
Gilas adonan yang sudah istirahatkan. Sebelum menggilas, oleskan sedikit tepung pada permukaan untuk mencegah adonan lengket. Terapkan tekanan merata hingga membentuk persegi panjang sekitar 15cm×8cm.
Balikkan adonan, isi dengan sekitar 25g isian kelapa secara merata, lalu gulung dari atas ke bawah.
Bentuk gulungan menjadi silinder dan perlahan gulungkan hingga panjang mencapai 16cm.
Tekan ringan adonan dan buat potongan di tengah. Sisakan kedalaman sekitar 2/3 dari ketebalan.
Putar kedua ujung ke dalam untuk membentuk pola spiral.
Letakkan spiral pada loyang. Fermentasi akhir: Suhu: 33℃ Kelembapan: 85% Biarkan fermentasi hingga ukurannya meningkat 2 kali lipat. Oleskan kuning telur (langkah ini bisa dilewati). Tambahkan dua mata cokelat tahan panas dan tekan ringan agar tidak jatuh saat dipanggang. Jika tidak ada cokelat tahan panas, cobalah menggunakan kacang matang atau buah kering.
Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan: Bagian bawah: 175℃ / Bagian atas: 195℃, panggang selama sekitar 16 menit. Catatan: Waktu memanggang hanya panduan. Sesuaikan sesuai peralatan. Periksa beberapa menit terakhir untuk mencegah roti terlalu matang.
Setelah memanggang, segera masukkan roti yang masih hangat ke dalam kantong plastik tertutup. Dengan cara ini, roti tetap sangat lembut.
Sebagai catatan: Setelah selesai memanggang, saya mengoleskan lapisan tipis minyak kelapa pada permukaan. Metode ini memberikan kilau, menjaga kelembaban, membuat roti lebih lembut, dan menambah aroma.