Foto masakan selesai dari Roti Kukus Labu dan Susu! Saya sangat menyukainya!

Roti Kukus Labu dan Susu! Saya sangat menyukainya!

Ini adalah roti kukus yang menggunakan puree labu. Anda dapat menikmati aroma susu dan rasa labu yang khas, serta tekstur yang sangat lembut dan manis. Roti kukus kecil ini sangat lezat sehingga bisa dinikmati sebagai makanan utama maupun camilan (juga ideal untuk sarapan pagi). Apakah Anda ingin mencobanya? Saya sangat menyukainya! Roti Kukus Labu dan Susu (9 buah)

Bahan-bahan

Tepung Serbaguna200g
Puree Labu65g
Air50g
Ragi Kering2.5g
Gula30g
Garam1g
Susu Bubuk Skim15g

Langkah-langkah

1

Pertama, siapkan puree labu. Kupas kulit dan buang bijinya, lalu potong kecil-kecil. ☆ Persiapkan sekitar 100g labu untuk mengantisipasi kehilangan saat diproses. Dengan ini, Anda akan mendapatkan sekitar 65g puree.

undefined 1
Klik untuk memperbesar
2

Kukus atau panaskan labu di microwave hingga lunak. Mengukus membutuhkan sekitar 15 menit, sedangkan microwave (dengan daya sedang) membutuhkan sekitar 5-6 menit (sesuaikan jika diperlukan). Jika tusuk gigi mudah menembus labu, berarti sudah cukup. ☆ Gunakan tutup atau cling film saat dikukus supaya labu tidak terlalu kering.

undefined 2
Klik untuk memperbesar
3

Setelah labu dingin, haluskan menggunakan spatula hingga menjadi puree lembut (jika teksturnya cukup lunak, akan sangat mudah untuk menghancurkannya menjadi lembut).

undefined 3
Klik untuk memperbesar
4

Jika menggunakan mixer, masukkan tepung, ragi kering, gula, garam, susu bubuk skim ke dalam mangkuk, tambahkan puree labu dan air. ★ Jika Anda tidak memiliki mixer, campur semua bahan di mangkuk secara manual dan uleni adonan.

undefined 4
Klik untuk memperbesar
5

Atur mixer pada kecepatan level 1 dan uleni selama 5 menit.

undefined 5
Klik untuk memperbesar
6

Uleni adonan hingga teksturnya seperti pada gambar. Idealnya punya kekasaran yang pas, tidak terlalu lembut. ★ Karena kandungan air dalam labu bervariasi, sesuaikan jumlah air yang ditambahkan agar teksturnya pas, tidak terlalu lembut. ★ Jika menguleni dengan tangan, uleni sekitar 10 menit hingga adonan menjadi halus dan elastis.

undefined 6
Klik untuk memperbesar
7

Bentuk adonan menjadi bulat, tutup dengan plastik wrap atau kain basah, lalu fermentasikan di tempat hangat selama 30 menit. Adonan akan mengembang signifikan.

undefined 7
Klik untuk memperbesar
8

Setelah fermentasi, tekan adonan untuk menghilangkan udara, lalu gilas dengan rolling pin. Untuk hasil merata, gunakan pelengkap roller pada mixer jika tersedia. Meskipun awalnya tidak merata, lipat dan gulung lagi untuk menghasilkan permukaan yang lebih halus. Atur roller pada tingkat ketebalan paling tinggi (level 8). ★ Jika Anda tidak memiliki mixer, gunakan rolling pin biasa untuk menggiling adonan secara merata.

undefined 8
Klik untuk memperbesar
9

Potong tepi adonan yang tidak rata, lalu gulung adonan menjadi silinder yang rapat.

undefined 9
Klik untuk memperbesar
10

Gulung adonan silinder menjadi lebih panjang dan tipis.

undefined 10
Klik untuk memperbesar
11

Tekan ringan silinder agar sedikit rata, lalu potong menjadi potongan kecil-kecil (potong juga ujung yang tidak rata). Akhirnya, bagi menjadi 9 bagian.

undefined 11
Klik untuk memperbesar
12

Letakkan potongan adonan di nampan yang diolesi minyak (atau di kukusan) secara berdekatan, lalu fermentasikan di tempat hangat dan lembab selama 25 menit (jika kurang lembab, tutup dengan kain basah).

undefined 12
Klik untuk memperbesar
13

Setelah adonan mengembang, kukus di atas air mendidih dengan api sedang selama 12-15 menit (waktu tergantung ukuran roti dan panas api). Setelah proses mengukus selesai, biarkan dalam kukusan selama 3 menit sebelum diangkat. Roti kukus sangat enak jika dimakan hangat saat baru matang!

undefined 13
Klik untuk memperbesar

Tips memasak

1. Sesuaikan jumlah air berdasarkan kandungan air dalam puree labu dan daya serap tepung. Tekstur adonan yang ideal adalah agak kaku. Jika terlalu lembut, hasil akhirnya tidak maksimal. 2. Durasi fermentasi sangat dipengaruhi oleh suhu ruangan. Idealnya sekitar 28°C. Jika lebih rendah, perpanjang waktu fermentasi. 3. Setelah dingin, roti dapat menjadi lebih keras. Kukus kembali untuk mendapatkan tekstur lembut.