Mousse Yogurt Oreo 15cm (Tanpa Oven · Segar dan Rendah Lemak)
Resep ini ditujukan bagi Anda yang sudah bosan memanggang sponge cake atau chiffon sheet berkali-kali. Anda juga tidak perlu menghias dengan krim kocok, jadi sangat cocok untuk Anda yang kurang percaya diri dengan dekorasi kue yang rumit. Yang paling penting, rasanya enak dan tampilannya cantik, cocok untuk “menipu” anak-anak maupun diunggah ke media sosial. Kekurangannya, tetap saja Anda perlu membeli bahan dan mengocok krim segar, sehingga ada sedikit usaha yang harus dikeluarkan. Jika Anda sama sekali tidak punya pengalaman membuat kue, mungkin akan terasa agak sulit. Meski begitu, saya sudah menjelaskan resep ini sedetail mungkin. Jika ada hal yang membuat Anda penasaran atau menemui masalah saat membuatnya, silakan tinggalkan komentar tanpa ragu.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Satu keping biskuit Oreo kira-kira 7,5 g, jadi siapkan 13 keping. Sisihkan 40 g, lalu hancurkan kasar sesuai ukuran yang diinginkan. Nanti ini akan dicampurkan ke dalam adonan mousse, jadi ukuran potongan bisa disesuaikan selera. Sisa 100 g digunakan sebagai dasar kue, jadi hancurkan sampai menjadi remah yang sangat halus seperti bubuk.
Lelehkan 40 g mentega dengan metode bain-marie (ditim) hingga benar-benar cair. Tidak harus ditim, tetapi yang penting mentega benar-benar meleleh dan encer.
Masukkan Oreo yang sudah dihancurkan halus ke dalam mentega leleh, lalu aduk hingga tercampur rata seluruhnya.
Masukkan campuran mentega dan Oreo ke dalam loyang bulat bongkar pasang berdiameter 15 cm (atau ring mousse), lalu tekan-tekan hingga padat dan rata sehingga membentuk dasar kue yang kokoh dan halus. Setelah itu masukkan loyang ke dalam kulkas agar dasar kue mengeras.
Kocok 200 g krim segar sampai ketika diangkat masih meninggalkan jejak atau puncak yang tidak langsung menghilang. Tidak perlu sampai menjadi puncak kaku dan sangat keras. Karena digunakan untuk mousse, cukup sampai teksturnya lembut namun masih bisa mempertahankan bentuk. Saya sudah mencoba merek Nestlé, Anchor, dan Blue Cross, perbedaan tekstur akhirnya sangat kecil. Simpan krim kocok di kulkas hingga benar-benar dingin.
Patahkan lembaran gelatin menjadi bagian-bagian kecil, lalu rendam dalam 70 g air matang. Biarkan hingga menyerap cukup air dan menjadi lunak.
Campurkan 200 g yogurt, 50 g gula halus, dan 5 g perasan lemon. Penambahan air lemon akan memberikan rasa asam segar dan ringan pada kue.
Panaskan gelatin yang sudah direndam dengan cara ditim hingga benar-benar larut dan menjadi cairan yang halus. Pastikan tidak ada butiran yang tersisa.
Keluarkan krim kocok yang sudah cukup dingin dari kulkas, serta dasar Oreo yang sudah disiapkan sebelumnya. Saat gelatin masih hangat dan dalam keadaan cair, tuang ke dalam mangkuk yogurt dan aduk rata. Lalu tuang campuran yogurt tersebut ke dalam krim kocok, aduk perlahan dari bawah ke atas dengan spatula hingga menjadi adonan mousse yang homogen. Terakhir, masukkan potongan Oreo yang sudah dihancurkan kasar dan aduk hingga tersebar merata. Dengan demikian, adonan mousse pun selesai dibuat.
Tuang adonan mousse ke dalam loyang 15 cm yang sudah dialasi dasar Oreo. Ketuk-ketuk ringan atau goyangkan sedikit loyang agar permukaan atasnya rata. Masukkan ke dalam kulkas dan dinginkan minimal 4 jam atau hingga mousse cukup mengeras dan kokoh.
Setelah benar-benar mengeras, keluarkan dari kulkas, lalu hangatkan sedikit bagian tepi luar loyang dengan pengering rambut. Pinggiran kue akan terlepas secara alami sehingga mudah dikeluarkan dari loyang. Beri sedikit hiasan sederhana sesuai selera, dan kue yang akan sangat disukai anak-anak pun siap disajikan.
Rasanya sangat enak, sampai-sampai sulit berhenti ketika mulai menyantapnya.