Roti Kukus Daun Bawang
Orang-orang di Cina bagian utara menyukai makanan berbahan tepung terigu, dan roti kukus serta roti gulung adalah makanan pokok sehari-hari. Roti gulung rasa daun bawang memiliki rasa yang lebih kaya dibandingkan roti kukus biasa, dan tidak serumit roti berisi. Saat kecil, saya sangat menyukai makan roti gulung rasa daun bawang buatan ibu. Roti yang baru dikukus bisa langsung dimakan, dan saya bahkan bisa makan tiga sekaligus—rasa masa kecil yang tak terlupakan. Tips agar daun bawang tidak berubah warna menjadi kuning: Tambahkan sedikit baking soda pada daun bawang yang sudah dipotong kecil, sehingga daun bawang tetap berwarna hijau segar setelah dikukus dan tidak berubah kuning. Jika tidak terlalu memikirkan warna, baking soda bisa dihilangkan dan tetap menghasilkan roti enak. Resep ini dapat menghasilkan 14-15 roti gulung. Sesuaikan jumlah sesuai kebutuhan.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Masukkan 5 gram ragi kering ke dalam wadah.
Tambahkan 260 gram air, aduk rata, lalu tunggu selama 5 menit.
Secara perlahan tuang campuran ragi ke dalam 500 gram tepung terigu.
Aduk dengan gerakan melingkar menggunakan sumpit. Terus aduk hingga membentuk gumpalan kecil dan tidak ada tepung kering yang tersisa.
Taburkan sedikit tepung terigu di meja kerja, lalu uleni adonan hingga menjadi bola halus.
Letakkan adonan ke dalam wadah besar dan tutup dengan penutup, biarkan selama beberapa waktu.
Cuci daun bawang dan keringkan air berlebih.
Gunakan hanya bagian hijau dari daun bawang, sementara bagian putihnya bisa digunakan untuk masakan lain.
Campurkan 1 gram baking soda dengan daun bawang yang sudah dipotong kecil.
Aduk rata dan biarkan sebentar.
Biarkan adonan fermentasi hingga ukurannya menjadi dua kali lipat. Pada suhu ruangan 19°C, waktu fermentasi sekitar 2 jam 30 menit.
Taburkan sedikit tepung terigu kering di meja kerja, kemudian uleni adonan lagi untuk menghilangkan udara di dalamnya. Berat adonan pada tahap ini adalah 775 gram.
Bagi adonan menjadi dua. Berat masing-masing adonan adalah 388 gram.
Kerjakan satu bagian adonan, sementara bagian lainnya ditutup agar tidak kering. Gulung adonan menjadi bentuk besar persegi panjang. Untuk menyesuaikan bentuk, Anda bisa memotong tepi dengan pisau.
Tambahkan 1 sendok makan minyak kacang.
Gunakan kuas untuk meratakan minyak secara menyeluruh di permukaan adonan.
Taburkan 1 sendok makan garam secara merata.
Taburkan daun bawang yang sudah dipotong kecil secara merata.
Gulung adonan sepenuhnya dari ujung ke ujung.
Letakkan bagian yang rapat di bawah dan bagian yang datar di atas.
Potong ujung yang tidak rata.
Potong adonan dengan lebar dua jari secara merata.
Tumpuk satu potongan adonan di atas potongan lainnya.
Gunakan sumpit untuk menekan bagian tengah adonan yang ditumpuk, sehingga kedua sisi melengkung ke atas.
Lepaskan sumpit dengan hati-hati.
Angkat adonan dan lipat ujungnya ke bawah, lalu letakkan pada permukaan bawah.
Buat adonan yang tersisa dengan cara yang sama, lalu biarkan selama 15 menit untuk fermentasi kedua.
Kukus roti dalam panci berisi air dingin selama 15 menit.
Setelah mematikan api, tunggu 3 menit sebelum membuka tutup panci untuk mencegah roti menyusut akibat udara dingin yang tiba-tiba.
Roti gulung siap untuk dinikmati.
Warna hijau segar dan aroma harum daun bawang membuat roti gulung ini sangat menggoda untuk terus disantap.
Nikmati lapisan cantiknya dan rasakan kesempurnaan roti gulung ini satu lapis demi satu lapis.