Brioche yang Kaya dan Lembut
Brioche, yang juga dikenal sebagai "brioche" dalam bahasa Inggris, adalah salah satu kue klasik Prancis yang sangat dihormati. Ciri khas roti ini terletak pada kandungan mentega dan telur yang melimpah. Pada masa sulit, menyajikan brioche di meja makan dianggap sebagai simbol status bangsawan. Dengan kemajuan produksi massal modern, kini masyarakat umum dapat menikmati roti yang "kaya dan halus" ini. Penampilan brioche klasik terdiri dari bagian kepala berbentuk bulat dan bagian dasar seperti roknya yang dibentuk menggunakan cetakan bergelombang. Karena bentuk ini mirip dengan pakaian pendeta, roti ini dijuluki "brioche berkepala". Bentuk lainnya yang populer adalah bentuk roti tawar, yang tidak memerlukan cetakan khusus dan memberikan tekstur yang lembut dan halus. Kandungan mentega pada roti manis biasanya antara 8% hingga 12%, tetapi pada brioche bisa mencapai lebih dari 50%, melampaui Danish pastry. Sebagai roti kaya mentega, brioche sebanding dengan roti klasik lainnya untuk perayaan seperti panettone, stollen, dan gugelhupf. Meskipun sebagian orang menghindarinya karena kandungan kalorinya yang tinggi, yang lain terpesona oleh aroma mewah dan kelembutan yang membawa daya tarik romantis Prancis.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
[Lingkungan] Suhu ruangan 25°C, kelembapan 60% [Cetakan] Cetakan roti tawar 450g [Porsi] 1 buah, untuk 3~4 orang [Pemanggangan] Panaskan oven pada 200°C. Suhu pemanggangan: atas 170°C, bawah 180°C selama 40 menit. Perhatikan agar tidak terlalu cepat berubah warna dan beri aluminium foil jika perlu (sesuaikan dengan oven Anda).