「Tinrry+」Resep Membuat Bakpao Berbentuk Kantong Keberuntungan dari Guru Tinrry
Tahun Baru Imlek semakin dekat! Ayo membuat bakpao berbentuk kantong keberuntungan bersama Guru Tinrry. Penuh dengan keberuntungan!!! Dengan warna merah cerah yang khas, hidangan ini sangat cocok untuk Tahun Baru Imlek di Tiongkok. Kantong keberuntungan ini melambangkan harapan terbaik untuk keluarga, teman, dan diri sendiri di tahun baru. Isian kacang merah yang manis di dalamnya melambangkan kehidupan yang lebih manis dan bahagia. Selain itu, piring dengan 'Chunlian' (puisi musim semi) yang dapat dimakan juga disediakan, sehingga orang dewasa dan anak-anak dapat menulis huruf bersama sambil berbagi pesan kebahagiaan dan meningkatkan suasana perayaan. Ayo, mari kita buat bakpao keberuntungan ini bersama Guru Tinrry! Tips: 1. Resep ini dapat menghasilkan 8 bakpao berbentuk kantong keberuntungan. 2. Perbandingan setiap bagian kantong keberuntungan: adonan putih: 50g per buah, isian kacang merah: 25g per buah, tali: 2g per buah, ukuran piring: 3,5cm x 3,5cm. 3. Merek yang direkomendasikan: Tepung: Merek 丰臻 atau 展艺, Bubuk karbon bambu: Merek 王林, Bubuk merah fermentasi: Merek 佳洁, Bubuk labu: Merek 托枫, Ragi: Merek 燕牌, Isian kacang merah: Merek 莲香楼.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Masukkan susu, ragi, dan gula ke dalam mangkuk. Aduk perlahan hingga ragi dan gula larut merata.
Tambahkan tepung terigu dan minyak jagung, lalu gunakan mixer berkecepatan rendah untuk mencampur dan membuat adonan kasar.
Atur mixer ke kecepatan sedang dan aduk hingga adonan menjadi lembut dan putih.
Keluarkan adonan dan periksa hasil akhirnya. Jika permukaannya halus, putih, dan elastis serta sedikit lengket, adonan siap.
Bagi adonan menjadi dua bagian. Bungkus satu bagian dengan plastik wrap dan simpan di lemari pendingin untuk penggunaan selanjutnya.
Bagilah adonan menjadi 4 bagian, masing-masing seberat 50g. Tutup sisa adonan dengan plastik wrap agar tidak kering.
Tekuk adonan dari luar ke dalam dan tekan bagian tengah hingga permukaannya halus. Diamkan adonan selama 5–10 menit.
Bagilah pasta kacang merah secara merata dan bentuk bola-bola kecil.
Tekan adonan agar menjadi pipih dengan telapak tangan, lalu gilas hingga menjadi lingkaran tiga kali lebih besar dari bola pasta kacang merah. Perbaiki bentuknya jika diperlukan.
Letakkan pasta kacang merah di tengah adonan dan bungkus dengan cara menutupnya dari atas seperti membuat kue tart. Pastikan adonan terkunci rapat.
Tempatkan bakpao yang sudah dibentuk di atas kertas roti. Ulangi proses ini untuk sisa adonan.
Tambahkan susu sedikit demi sedikit ke dalam bubuk merah fermentasi, aduk dengan kuas hingga menjadi cairan tanpa gumpalan.
Gunakan kuas untuk mengoleskan larutan bubuk merah fermentasi pada bagian bawah kantong hingga ke bagian leher.
Campur bubuk labu dan susu ke dalam adonan kecil hingga warna merata.
Bagi adonan menjadi empat bagian dan bentuk menjadi tali sepanjang 30cm. Putar kedua ujungnya dengan arah berlawanan.
Ikat tali di bagian atas bakpao dengan hati-hati. Jangan sampai adonan robek.
Tambahkan sedikit susu ke dalam bubuk merah fermentasi untuk membuat adonan merah untuk piring puisi.
Taburkan sedikit tepung untuk mencegah lengket dan gilas adonan menjadi persegi panjang.
Ukur dengan penggaris, potong tepinya dengan pisau, lalu bagi adonan menjadi empat bagian.
Campur bubuk karbon bambu dengan susu hingga menjadi pasta lembut.
Latihlah menulis huruf di permukaan uji jika diperlukan.
Letakkan piring puisi berbentuk belah ketupat, lalu tulislah huruf '福' dan '盈门' (keberuntungan dan kemakmuran). Tulislah huruf yang besar dan ulangi untuk menyempurnakan.
Oleskan sedikit susu di bagian atas bakpao untuk menempelkan piring puisi.
Fermentasikan bakpao di dalam pengukus. Jika menggunakan oven, fermentasikan pada suhu 30°C dengan kelembapan 60% selama 1 jam.
Kukus bakpao selama 15 menit setelah fermentasi. Tunggu 3–5 menit sebelum membuka tutup kukusan.
Periksa bakpao. Jika kembali ke bentuk semula saat ditekan ringan, maka sudah sempurna matang.