Rahasia Puding Tahu Sangat Pekat, Kombinasi Manis dan Asin yang Sempurna, Panduan Detail Penuh Rahasia
Membuat puding tahu tidak terlalu rumit, tetapi terkadang teksturnya bisa menjadi berbutir. Panduan ini adalah panduan sangat detail yang akan membantu Anda membuat puding tahu yang sempurna! Tutorial ini memberikan dasar stabil untuk puding tahu dan berbagai opsi kombinasi rasa manis dan asin. Anda dapat menyesuaikan rasa sesuai selera Anda. Jangan lupa bagikan hasil percobaan Anda dengan kami.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Langkah 1 Cara menggunakan GDL dapat dilihat pada video tutorial. Membeli 2 sachet sudah termasuk filter bag. Cari 'susu kedelai' di toko "Dessert Berkualitas" Taobao untuk membelinya.
Langkah 2
Rendam 200g kedelai kering selama sekitar 6 jam. Setelah direndam, beratnya lebih dari 450g. Tips: Pastikan kedelai menyerap air dengan baik untuk menghasilkan ekstraksi protein maksimal.
Pantau waktu dan konsistensi perendaman kedelai, lihat tabel referensi yang disediakan.
Buang air rendaman, tambahkan 1800g air dingin dan campur. Gunakan blender berdaya tinggi, pilih fungsi sayuran. Jika kapasitas blender hanya 1,5 liter, kerja dalam dua kali tahap (agar konsentrasinya tepat dan penyaringan mudah). Tips: Jangan gunakan mode pemanasan (termasuk mesin susu kedelai). Pemanasan berulang memengaruhi struktur molekul protein dan dapat mempengaruhi penggumpalan puding tahu.
Saring ampas dengan kantong filter untuk mendapatkan cairan yang halus.
Gunakan sendok untuk menghilangkan busa di permukaan susu kedelai. Hal ini mencegahnya meluap saat mendidih.
Taruh susu kedelai dalam panci mendalam (hindari mengisi lebih dari setengah panci) dan panaskan dengan api besar sambil terus diaduk agar tidak gosong. Tips: Membuang busa permukaan menghasilkan hasil yang lebih bersih dan lembut setelah direbus.
Ketika mulai mendidih, atur pengatur waktu selama 3 menit. Jaga agar tetap dalam keadaan mendidih. Jika busanya terlalu tinggi, sesuaikan api. Tips: Jangan memanaskan ulang atau menghentikan proses. Ini mempertahankan struktur protein untuk hasil penggumpalan optimal.
Larutkan 1 sachet GDL dalam 10g air dingin tanpa menggumpal. Tips: Larutkan GDL tepat sebelum mencampur ke susu kedelai. Jika diaktifkan sebelumnya, proses penggumpalan bisa terganggu.
Hilangkan kulit susu kedelai, tuang dari ketinggian ke dalam larutan GDL, dan aduk rata. Hilangkan busa permukaan, tutup dengan plastik pembungkus, dan biarkan padat di suhu 75–90°C selama 15–20 menit. Tips: Ciptakan lubang kecil pada plastik pembungkus agar uap keluar, sehingga permukaan tidak mengeras.
Kesalahan umum: Kekurangan konsentrasi susu kedelai, kekurangan GDL, suhu terlalu rendah, pemanasan ulang, atau pencampuran yang terlalu banyak setelah proses awal.
Kesalahan umum: Kekurangan konsentrasi susu kedelai, kekurangan GDL, suhu terlalu rendah, pemanasan ulang, atau pencampuran yang terlalu banyak setelah proses awal.
Penyebab rasa asam pada puding tahu: 1. Kedelai direndam terlalu lama; 2. Rasio GDL dan susu kedelai tidak sesuai, yang menyebabkan penggunaan GDL berlebihan.
Rebus gula merah dan air selama 2–3 menit hingga selesai, lalu angkat.
Tumis ham kubus, jamur shiitake, dan jamur kuping dengan minyak, tambahkan bunga lawang untuk rasa. Setelah itu, tambahkan air dan kecap. (Untuk warna yang lebih gelap, gunakan kecap hitam.)
Ketika saus mendidih, larutkan tepung maizena dalam air dan tambahkan. Rebus hingga saus mengental. Setelah mencapai konsistensi yang diinginkan, angkat.
Tuangkan puding tahu ke dalam mangkuk, tambahkan sirup gula merah, dan taburi dengan kacang merah madu. Puding tahu manis siap! Tips: Hindari tetesan air kondensasi dari plastik pembungkus ke permukaan puding tahu.
Untuk puding tahu asin, tuangkan saus asin, hiasi dengan daun ketumbar, daun bawang, dan udang. Bagi yang suka pedas, tambahkan sedikit cabai. Selesai!