《Tinrry+》Cupcake Mini Vanilla/Matcha/Cokelat Chiffon, Tekstur Lembut Tanpa Perlu Rendaman!
Ini adalah versi mini cupcake yang dapat dibuat tanpa perlu rendaman. Resep dan prosedurnya telah disesuaikan agar menghasilkan cupcake yang lembut dan ringan. Vanilla/Cokelat/Matcha, mana favorit Anda? Saya suka semuanya! Lezat, imut, dan kaya manfaat, bahkan aman untuk anak-anak! Setelah mencoba berkali-kali, saya menemukan semua penyebab utama kegagalan. Dengan menyesuaikan suhu oven selama memanggang, cupcake akan mengembang dengan sempurna. Perhatikan kondisi meringue dalam video untuk mencegah retak atau kempis. Catatan: Resep ini menghasilkan 24 atau 20 cupcake chiffon mini.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Siapkan cetakan cupcake untuk 24 buah dengan memasang kertas cupcake. Panaskan oven hingga 130℃ dengan pengaturan atas bawah.
Masukkan susu penuh dan minyak jagung ke dalam mangkuk, emulsi dengan whisk. Ayak tepung terigu protein rendah, lalu campur hingga merata.
Pisahkan putih dan kuning telur. Tambahkan kuning telur ke adonan cairan yang telah siap, lalu aduk dengan whisk sampai merata. Masukkan pasta vanilla untuk menghasilkan adonan kuning telur vanilla yang halus.
Kocok putih telur dengan mixer tangan pada kecepatan tinggi hingga muncul gelembung besar, lalu tambahkan gula halus setengah bagian.
Lanjutkan mengocok putih telur dengan kecepatan sedang hingga warnanya menjadi putih. Tambahkan sisa gula halus dan tepung maizena.
Kocok terus dengan kecepatan sedang hingga putih telur menjadi padat, lalu turunkan ke kecepatan rendah sampai membentuk ujung kait kecil saat whisk diangkat. Tips: Jika mengocok putih telur terlalu lama, kue dapat mengempis. Jika terlalu lembut, teksturnya menjadi halus tetapi bentuknya bisa hancur. Jika padat, kue tidak menyusut tetapi retak.
Tambahkan sepertiga adonan putih telur ke dalam adonan kuning telur, lalu aduk perlahan hingga merata. Masukkan semua sisa putih telur, campur hingga adonan vanilla selesai.
Masukkan adonan ke dalam piping bag, lalu tuangkan ke masing-masing cetakan cupcake. Ratakan permukaan dengan tusuk gigi.
Panggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 130℃ selama 25 menit (gunakan fungsi konveksi jika tersedia). Jika cupcake sudah mengembang, naikkan suhu oven ke 150℃, panggang tambahan 10-15 menit tanpa konveksi. Cupcake selesai jika permukaan berubah menjadi cokelat keemasan dan bertekstur renyah. Hint: Menambah suhu ke 150℃ akan menghasilkan permukaan berwarna keemasan dan membantu cupcake tetap stabil setelah dingin.
Miringkan cupcake yang baru dipanggang untuk mendinginkannya. Setelah suhu ruangan, teksturnya akan kembali lembut.
Campurkan susu penuh dan minyak jagung, kocok hingga emulsi. Ayak tepung protein rendah dengan bubuk matcha atau bubuk kakao, lalu campur merata. Tambahkan kuning telur, aduk perlahan. Adonan matcha atau kakao pun selesai.
Kocok putih telur hingga mencapai kekerasan yang stabil menggunakan mixer tangan, gunakan urutan yang sama seperti cara pada adonan vanila (langkah 6, 7, 8). Hint: Untuk adonan matcha atau cokelat, dianjurkan agar putih telur dikocok lebih kaku agar tidak mudah kempis.
Tambahkan sepertiga putih telur ke dalam adonan matcha atau kakao, aduk perlahan. Tambahkan sisa putih telur dan campur hingga rata. Adonan matcha atau kakao pun selesai.
Tuangkan adonan ke dalam cetakan. Proses panggang identik dengan cupcake vanila (langkah 10 dan 11).