Foto masakan selesai dari Dua Cara Membuat Kalengan Persik Kuning

Dua Cara Membuat Kalengan Persik Kuning

Ibu saya sering memanggil saya monyet karena tubuh saya yang kurus dan kecintaan saya terhadap buah persik. Wilayah kami memang salah satu daerah penghasil persik utama, namun saya tidak pernah bosan memakannya, haha. Yang saya maksud di sini adalah persik berbulu~~~ Saya juga sangat mencintai persik kuning. Orang-orang bilang bahwa persik kuning itu asam, jadi kita harus membuatnya menjadi kalengan. Masa panen persik kuning sangat singkat. ㅠㅠㅠ Di sini saya akan memperkenalkan dua cara membuat kalengan persik kuning. Apapun caranya, keduanya mudah dan sangat lezat... Saya akan memberitahu rasio bahan sehingga Anda bisa menyesuaikan jumlah gula sesuai dengan berat daging persik yang sebenarnya. Sangat fleksibel, bukan? Gula:Persik Kuning=1:5 Dengan kata lain, jumlah gula adalah 1/5 dari berat persik kuning. Jika Anda lemah dalam matematika, biarkan saya jelaskan lagi. ^^ Misalnya, jika daging persik kuning yang dipotong memiliki berat 500g, maka jumlah gula yang dibutuhkan adalah 500*0.2=100g. Bagaimana? Mudah, kan?

Bahan-bahan

Cara 1: Dikukussecukupnya
Persik Kuning500g (setelah biji dihilangkan)
Gula Cokelat100g
Cara 2: Direbussecukupnya
Persik Kuning500g (setelah biji dihilangkan)
Gula Cokelat100g
AirSecukupnya, hingga hampir menutupi persik atau tepat menutupi persik

Langkah-langkah

1

❣️❣️❣️Peringatan awal: Kalengan persik kuning ini manis. Tidak saya rekomendasikan untuk mereka yang sangat tidak suka rasa manis. Atau, Anda bisa mencoba metode kedua dengan menambahkan lebih banyak air saat merebus atau mengurangi rasa manis dengan menambahkan air saat mengonsumsinya. Namun, menurut saya pribadi, jika terlalu banyak air dalam kalengan persik, rasanya kurang enak. Jadi pertimbangkanlah secara hati-hati sebelum membuatnya. Cuci persik kuning hingga bersih.

undefined 1
Klik untuk memperbesar
2

Jangan salah pilih persik. Pilihlah persik berbulu. Persik kuning berbulu memiliki kulit yang berbulu, sedangkan persik licin memiliki kulit yang halus.

undefined 2
Klik untuk memperbesar
3

Kupas kulitnya.

undefined 3
Klik untuk memperbesar
4

Buatlah sayatan berbentuk silang pada buah.

undefined 4
Klik untuk memperbesar
5

Siapkan sendok dengan ujung tajam untuk mengikis daging buah di sekitar biji agar mudah dipisahkan.

undefined 5
Klik untuk memperbesar
6

Kikis daging buah di sekitar biji.

undefined 6
Klik untuk memperbesar
7

Perlahan, daging buah akan terpisah.

undefined 7
Klik untuk memperbesar
8

Tonton video untuk melihat proses pemisahan daging buah.

undefined 8
Klik untuk memperbesar
9

Hati-hati saat memisahkan untuk menghindari cedera pada jari. Risiko lebih besar jika persik keras. Persik yang sedikit empuk lebih mudah dipisahkan. Teruslah mencoba.

undefined 9
Klik untuk memperbesar
10

Persik yang empuk dapat lebih mudah dipisahkan dengan mengikuti sayatan berbentuk silang menggunakan tangan.

undefined 10
Klik untuk memperbesar
11

Gunakan metode yang sama untuk mengikis daging buah sebanyak mungkin dari bijinya.

undefined 11
Klik untuk memperbesar
12

Daging buah akan terpisah dengan mudah.

undefined 12
Klik untuk memperbesar
13

Tonton video untuk melihat proses pemisahan daging buah lainnya.

undefined 13
Klik untuk memperbesar
14

Masukkan daging buah yang sudah dipisahkan ke dalam wadah kukus dan tambahkan gula. Hitung gula sebagai 20% dari berat daging buah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kalikan berat daging dengan 0,2 untuk mengetahui jumlah gula yang diperlukan.

undefined 14
Klik untuk memperbesar
15

Masukkan ke dalam kukusan.

undefined 15
Klik untuk memperbesar
16

Tidak perlu menambahkan air. Gula akan larut dan jus dari persik akan keluar secara perlahan. Kukus selama kurang lebih 25 menit setelah air mulai mendidih. Sesuaikan waktu berdasarkan jumlahnya.

undefined 16
Klik untuk memperbesar
17

Kalengan persik kuning siap setelah proses kukus selesai.

undefined 17
Klik untuk memperbesar

Tips memasak

1. Masa simpan kalengan persik kuning tergantung pada cara pembuatannya dan kondisi penyimpanannya. Jika disimpan dalam kondisi rapat, bisa bertahan hingga 1-2 bulan. Simpan dalam kulkas untuk masa simpan yang lebih lama, meskipun ini hanya referensi. Pastikan kondisi penyimpanan dan sterilisasi Anda baik. 2. Persik yang keras akan menghasilkan tekstur yang lebih kenyal, sedangkan persik yang lebih lembut akan menghasilkan tekstur yang lebih lumer.