Foto masakan selesai dari Roti Rye Xinjiang

Roti Rye Xinjiang

Dibandingkan dengan roti Rusia, roti Xinjiang ini bisa disebut sebagai versi kecil, tetapi ukurannya masih cukup besar. Ciri utama dari roti Xinjiang bukan pada ukurannya, melainkan pada penggunaan tepung rye, banyak walnut, dan kismis. Bagi banyak orang di pedalaman Tiongkok, mungkin Xinjiang digambarkan sebagai 'Xinjiang = Kismis + Walnut'...😄😄 Roti ini jauh lebih nikmat daripada roti biasa. Dengan tambahan krim segar, susu bubuk penuh, dan mentega, rasa creamy lebih ditekankan, memberikan rasa yang lebih kaya dan penuh. Rasa dari Xinjiang yang tidak akan pernah terlupakan setelah dicoba! Karena kebanyakan oven rumah tangga cukup kecil, resep ini dirancang untuk 4 buah roti. Tentu saja, jika oven cukup besar, Anda bisa membuat dua roti besar.

Bahan-bahan

Tepung Protein Tinggi740g
Tepung Rye100g
Susu Bubuk Penuh30g
Gula Pasir140-160g
Ragi Kering Angel9g
Telur150g
Susu180-200g
Krim Segar90g
Garam9g
Mentega60g
Walnut250g
Kismis200g
Lainnyasecukupnya
Kuning Telur1 buah
Susu12g

Langkah-langkah

1

Cuci kismis terlebih dahulu dan tiriskan airnya. Pecahkan walnut segar dan panggang sebentar, lalu potong kasar.

undefined 1
Klik untuk memperbesar
2

Masukkan semua bahan kecuali mentega, kismis, dan walnut ke dalam wadah mixer.

undefined 2
Klik untuk memperbesar
3

Gunakan spatula silikon dan campur secara kasar.

undefined 3
Klik untuk memperbesar
4

Karena bahan cair pada resep ini sedikit, aduk secara perlahan agar campur merata. Jangan meningkatkan kecepatan.

undefined 4
Klik untuk memperbesar
5

Setelah adonan terbentuk (tidak harus halus), tambahkan mentega lembut sebelum adonan menjadi halus. Terus aduk dengan kecepatan rendah hingga mentega tercampur sempurna.

undefined 5
Klik untuk memperbesar
6

Adonan ini sangat kering, jadi tidak cocok untuk waktu pencampuran yang lama. Setelah mentega tercampur, segera keluarkan dan uleni dengan tangan hingga halus. Semprotkan air ke adonan secara ringan dan biarkan fermentasi pada suhu ruang.

undefined 6
Klik untuk memperbesar
7

Biarkan sampai mengembang dua kali lipat.

undefined 7
Klik untuk memperbesar
8

Bagi adonan menjadi 4 bagian dan bentuk menjadi bulat sampai halus. Semprotkan air secukupnya dan istirahatkan dalam lingkungan tertutup selama 30 menit (gunakan waktu istirahat lebih singkat jika suhu ruangan tinggi).

undefined 8
Klik untuk memperbesar
9

Gulung adonan menjadi persegi panjang berukuran 20x30cm (adonan ini kering sehingga memerlukan tenaga). Dengan sisi yang halus di bawah, ratakan bagian bawah tipis kemudian taburi dengan 60g walnut dan 50g kismis secara merata.

undefined 9
Klik untuk memperbesar
10

Gulung dengan erat dari atas ke bawah dan perbaiki setiap sambungan.

undefined 10
Klik untuk memperbesar
11

Tekan perlahan bagian bawah dan semprot permukaan untuk membantu adonan menempel.

undefined 11
Klik untuk memperbesar
12

Dengan sambungan menghadap bawah, bentuk sesuai keinginan dan letakkan di atas loyang yang telah dilapisi kertas baking.

undefined 12
Klik untuk memperbesar
13

Fermentasikan dalam lingkungan tertutup dengan kelembaban tinggi (80%) pada suhu 32°C hingga ukurannya dua kali lipat.

undefined 13
Klik untuk memperbesar
14

Oleskan campuran kuning telur dan susu di atas permukaan.

undefined 14
Klik untuk memperbesar
15

Buat irisan secara merata di atas permukaan.

undefined 15
Klik untuk memperbesar
16

Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya. Untuk oven biasa: gunakan suhu atas bawah 170°C di rak tengah selama sekitar 40-45 menit. Untuk oven konveksi: gunakan suhu 150°C selama 40 menit. Jika adonan terlihat terlalu banyak lapisan, naikkan suhu awal 20°C. Pastikan memanggang walnut dan kismis dalam adonan dengan baik.

undefined 16
Klik untuk memperbesar
17

Biarkan dingin di rak setelah memanggang.

undefined 17
Klik untuk memperbesar
18

Bahan-bahan yang melimpah di dalamnya.

undefined 18
Klik untuk memperbesar

Tips memasak

Sesuaikan jumlah susu sesuai daya serap tepung yang digunakan. Karena adonan ini sangat kering, gunakan mixer dengan hati-hati (jangan mencoba meningkatkan daya) dan menguleni adonan secara manual lebih aman serta bagus untuk latihan otot tangan Anda...😄 Pada roti ini, elastisitas adonan bukan tujuan. Halus saja sudah cukup.