Roti Madu dengan Kulit Renyah dan Lembut
Roti kulit madu sangat populer di masa lalu. Walaupun belum pernah mencicipinya, mungkin Anda pernah melihat tanda roti ini di jalan yang ramai. Bentuk bunga dan warna keemasan yang menarik secara alami merangsang selera makan, ditambah aroma madu yang dipanggang serta bagian bawah roti yang renyah, membuat siapa pun yang mencicipinya ingin menambah lagi. Karena ini adalah roti manis, komposisi bahannya mirip dengan roti manis lainnya. Biasanya, tepung yang mengandung gluten tinggi (kadar protein di atas 11%) digunakan. Tentu, jumlah cairan perlu disesuaikan sesuai dengan tingkat penyerapan air. Proporsi garam dan ragi adalah sekitar 1%, sementara susu bubuk skim adalah 5%. Jika Anda ingin menambahkan rasa susu yang lebih kuat, Anda bisa menambahkan sedikit lebih banyak. Adonan ini mengandung dua jenis pemanis, madu dan gula. Saat membuat roti dengan hanya madu (http://www.xiachufang.com/recipe/103909036/) sebelumnya, hasilnya sangat memuaskan. Perbedaan antara madu dan gula ada pada daya tahan kelembaban dan kemampuan madu untuk memberikan warna. Namun, madu mengandung sekitar 20% air, jadi komposisi cairan dalam adonan harus dihitung dan disesuaikan dengan mempertimbangkan hal ini. Dalam resep ini, madu dan gula digunakan seimbang untuk menghindari warna yang terlalu kuat dan menghemat biaya madu. Karena madu berkualitas tinggi mahal, tidak masalah jika menghilangkan madu, tetapi roti ini tidak bisa lagi disebut 'Roti Kulit Madu'. Komponen cairannya terutama terdiri dari telur cair dan air, masing-masing dengan proporsi 10% dan 50%. Mempertimbangkan telur cair (75% adalah air) dan madu (20% adalah air), proporsi total kelembaban dalam adonan adalah 50% + 7,5% + 2% = 60%. Dengan mengatur proporsi ini dengan baik, adonan akan lebih mudah dibentuk dan tidak mudah hancur. Agar bagian bawah roti menjadi renyah, memanggang dengan suhu tinggi saja tidak cukup. Oleh karena itu, bahan tambahan digunakan untuk menciptakan kulit renyah. Misalnya, wijen putih, gula, dan minyak nabati. Wijen putih yang dipanggang memberikan rasa renyah dan aroma yang nikmat. Saat gula mencair selama proses pemanggangan dan mengkristal kembali, ini membentuk lapisan keras pada kulitnya. Melapisi loyang dengan minyak nabati akan memberikan efek gorengan selama proses pemanggangan, sehingga meningkatkan kerenyahan. Keuntungan lain dari menggunakan minyak adalah adonan tidak akan lengket di loyang, sehingga mudah dilepaskan setelah dipanggang. Adonan harus diuleni hingga gluten berkembang sekitar 90%. Ini adalah proses umum untuk resep roti manis. Untuk mendapatkan hasil adonan berkualitas baik, pengelolaan cairan dalam adonan dan kecepatan mixer perlu diperhatikan dengan cermat. Saat saya menghabiskan musim dingin di Provinsi Hainan, suhu indoor sekitar 25°C, sehingga fermentasi pertama bisa dilakukan pada suhu ruang. Jika lingkungan tempat tinggal jauh lebih dingin, oven atau ruang fermentasi dapat digunakan untuk mempertahankan suhu sekitar 28°C, dengan memastikan kelembapan cukup agar permukaan adonan tidak kering. Pembentukan roti madu cukup sederhana. Adonan dilipat memanjang kemudian dipotong menjadi dua bagian, dengan sisi potongan menghadap bawah untuk membentuk pola bunga sederhana. Jika adonan sulit direntangkan, waktu istirahat yang cukup diperlukan. Semakin dingin suhunya, semakin lama waktu istirahat yang dibutuhkan. Untuk memanggang roti di rumah, biasanya digunakan loyang kotak berukuran 28cm x 28cm. Resep ini menghasilkan 16 potongan dengan tata letak grid 4×4. Fermentasikan hingga volumenya menggandakan ukurannya, dengan jarak antar potongan adonan yang seminimal mungkin. Fermentasi kedua membutuhkan suhu 38°C dan kelembapan 85%, di mana oven atau ruang fermentasi adalah pilihan terbaik. Untuk memanggang roti kulit madu, panas dari bagian bawah adalah kunci dan meningkatkan uap dapat menghasilkan warna keemasan yang lebih baik. Karena ada kemungkinan bagian atas roti akan matang terlalu cepat, disarankan untuk menyiapkan kertas aluminium untuk menutupinya. Hindari mengoleskan sirup madu setelah dipanggang, karena bisa meresap ke dasar dan merusak tekstur renyahnya. Lagipula, roti ini sudah cukup manis.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
【Lingkungan】Suhu ruang 25°C, kelembapan 53% 【Alat Panggang】Cetakan anti lengket ukuran 28cm*28cm*3cm 【Jumlah】Untuk 16 potongan, cukup untuk 5-8 orang 【Metode Panggang】Panaskan pada suhu 200°C, panggang pada posisi bawah/tengah dengan 150°C atas, 200°C bawah selama 20 menit 【Penyimpanan】Simpan di wadah kedap udara, suhu ruang hingga 3 hari atau beku hingga 1 bulan
Campur bahan cair dalam adonan, yaitu air dan telur cair, hingga merata.