Tanah Liat Buatan Sendiri (Arsip Tulisan)
Karena pengaruh saya, putri saya juga sangat suka menonton program tentang makanan. Mainan, mainan, dan lagi-lagi mainan. Dibanding membeli di toko, membuat sendiri jauh lebih aman dan higienis untuk anak.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
500 g tepung terigu
80 g garam
30 g minyak
Masukkan asam tartarat dan air panas. Saya menggunakan bread maker untuk menguleni. Uleni sekitar 8 menit, akan didapat adonan kira-kira 880 g, lalu bagi menjadi 4 bagian.
Saya hanya punya 4 warna. Saat pertama kali mulai membuat kue, saya membeli macam-macam tanpa banyak pikir. Katanya pewarna makanan harus yang berkualitas baik, tapi tipe yang murah seperti ini justru pas sekali untuk membuat tanah liat. Yang saya pakai adalah 4 jenis pewarna makanan McCormick (merah, kuning, biru, hijau).
Untuk tiap satu warna, ambil satu potong adonan, lalu teteskan 3 tetes pewarna. Uleni hingga warnanya tercampur rata, hasilnya akan menjadi warna pastel yang lembut dan cantik. (Sebaiknya pakai sarung tangan saat menguleni. Kalau tidak, tangan akan menjadi belang-belang berwarna-warni😊)
Setelah 4 warna adonan selesai, potong masing-masing dua sehingga menjadi 8 potong adonan.
Biarkan 4 dari 8 potong itu apa adanya, tanpa menambah atau mencampur warna lagi. Tambahkan warna kuning ke adonan merah muda untuk mendapatkan warna oranye seperti pada foto.
Biasanya ungu dibuat dari biru + merah, tapi saya mencampur hijau + merah.
Saya terus menambahkan merah, hijau, dan biru ke adonan kuning sampai akhirnya jadi warna seperti ini, haha. Sebenarnya saya memang kurang pandai mencampur warna!
Untuk potongan adonan biru yang terakhir, saya campurkan sedikit demi sedikit semua warna lain, hasilnya menjadi hijau tua pekat seperti di kanan bawah.
Dengan demikian, 8 warna tanah liat selesai dibuat dan siap untuk dimainkan.
Babi kecil
Setelah selesai bermain, simpan masing-masing warna dalam kantong-kantong kecil terpisah agar tidak mengering.