Bagel Bacon Keju
Salah satu jenis bagel yang disukai seluruh keluarga. Semakin lama dikunyah, semakin terasa kelezatan rasanya. Diisi dengan bacon dan keju yang dipanggang hingga renyah, lalu diberi bubuk lada hitam yang baru digiling secukupnya untuk menonjolkan aromanya. Rasa yang setidaknya patut dicoba sekali.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Pertama, tumis 3 lembar bacon di wajan sampai garing, lalu dinginkan dan cincang halus. Kemudian masukkan semua bahan ke dalam mangkuk utama Housewirt HK53.
Uleni adonan dengan kecepatan 2 selama 6 menit.
Sekitar 2 menit 30 detik kemudian, hentikan sebentar untuk mengecek kondisi adonan, lalu masukkan mentega.
Terus uleni hingga adonan menjadi cukup elastis, kemudian keluarkan dari mangkuk.
Potong-potong adonan beberapa kali dengan scraper, agar potongan bacon dan keju tersebar merata ke seluruh adonan.
Bulatkan menjadi satu, tutup dengan plastik wrap dan diamkan (istirahatkan) selama kurang lebih 5–10 menit.
Timbang adonan lalu bagi menjadi 6 bagian.
Bulatkan kembali masing-masing potongan sekali lagi, lalu tutup dengan plastik wrap dan beri bench time sekitar 10 menit.
Pipihkan setiap adonan yang sudah diistirahatkan menjadi bentuk oval dengan rolling pin.
Balik adonan lalu letakkan memanjang secara horizontal di atas meja kerja. Jika memiliki keju yang tidak mudah meleleh atau keju cheddar, boleh tambahkan secukupnya sebagai isian. Jika tidak ada, langkah ini boleh dilewati. Jika menambahkan keju, sisakan sedikit bagian di ujung kanan tanpa keju.
Gulung dari sisi yang dekat dengan tubuh ke arah luar, lalu cubit rapat bagian ujung gulungan dengan jari hingga tertutup kuat.
Gulingkan perlahan dengan kedua telapak tangan hingga panjangnya sekitar 20 cm. Pada saat ini, buat ujung kiri sedikit meruncing, dan ujung kanan sedikit dipipihkan dengan telapak tangan, lalu pipihkan lagi bagian tersebut dengan rolling pin hingga lebih tipis.
Sambungkan kedua ujungnya hingga membentuk cincin. Tumpangkan ujung kiri yang sudah dibuat lebih runcing ke atas ujung kanan yang sudah dipipihkan, seolah membungkusnya.
Tekan perlahan bagian yang ditumpuk sedikit demi sedikit hingga menempel kuat, lalu rapikan bentuknya.
Setelah semua bagel selesai dibentuk, letakkan masing-masing di atas kertas baking yang sudah dipotong (cara ini akan memudahkan saat merebus). Susun rapi di atas loyang dalam keadaan tersebut.
Tutup dengan kain fermentasi atau kitchen towel bersih, lalu biarkan mengembang di tempat hangat selama kurang lebih 30 menit.
Menjelang akhir proses fermentasi, siapkan air gula untuk merebus dan panaskan oven hingga 200 b0C. Masukkan 30 g gula ke dalam 1000 g air, lalu panaskan hingga sekitar 90 b0C, tepat sebelum mendidih. Kecilkan api, kemudian masukkan adonan bagel ke dalam panci secara perlahan. Rebus satu sisi sekitar 30 detik, lalu balik menggunakan sutil berlubang atau sendok berlubang.
Rebus sisi lainnya juga selama kurang lebih 30 detik, lalu angkat dari panci.
Tiriskan sampai airnya benar-benar berkurang, kemudian susun kembali di atas loyang.
Masukkan loyang ke rak tengah oven yang sudah dipanaskan sebelumnya. Panggang dengan api atas-bawah 200 b0C selama 20 menit.
Setelah matang, keluarkan dari oven. Bagian yang tidak habis dimakan pada hari itu, biarkan dingin lalu simpan di freezer. Sebelum dimakan, biarkan cair (thawing) secara alami pada suhu ruang, lalu semprot tipis permukaannya dengan air dan panggang kembali sebentar di oven untuk mengembalikan teksturnya agar mirip seperti baru dipanggang.