Bagel Ubi dan Wijen Hitam
Bagel yang sederhana namun adonannya padat dan kenyal, memberi sensasi tekstur yang sangat menarik. Resep ini cocok bagi Anda yang menyukai roti yang mengenyangkan. Perpaduan wijen hitam dan ubi menghasilkan aroma manis yang memenuhi mulut Anda.~
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Cuci bersih ubi, lalu potong menjadi irisan bulat. Masukkan ke dalam panci dengan air hingga terendam, tambahkan 1 sdm gula dan sejumput garam, lalu panaskan di atas api sedang. Rebus hingga ubi cukup empuk sehingga tusuk sate dapat menembusnya dengan mudah.
Setelah ubi matang, dinginkan terlebih dahulu, lalu gunakan tisu dapur untuk mengelap sisa airnya hingga kering dan sisihkan.
Masukkan tepung terigu protein tinggi, tepung gandum utuh, air, madu, garam, gula kastor, dan ragi instan kering ke dalam mangkuk. Uleni atau aduk hingga adonan menyatu dan permukaannya agak halus. Setelah mencapai tahap tersebut, hentikan pengulenan, tidak perlu diuleni lebih lanjut.
Bagi adonan menjadi beberapa bagian kecil, lalu tambahkan wijen hitam yang sudah disangrai sebelumnya dan aduk hingga tercampur.
Uleni hingga seluruh bagian tercampur merata dan permukaannya halus. Masukkan adonan ke dalam mangkuk, tutup dengan plastic wrap, lalu diamkan di lemari es selama kurang lebih 25 menit.
Keluarkan adonan yang sudah diistirahatkan, lalu bagi menjadi 4 bagian.
Bulatkan masing-masing adonan dengan rapat sehingga permukaannya tegang, membentuk bola yang padat. Tutup dengan kain lembap dan diamkan lagi sekitar 5 menit.
Sambil menunggu adonan diistirahatkan, potong ubi menjadi dadu kecil dan siapkan untuk isian.
Letakkan adonan yang sudah diistirahatkan dengan bagian sambungan menghadap ke atas, tekan perlahan dengan tangan hingga pipih, lalu gilas membentuk persegi panjang.
Susun ubi yang sudah dipotong dadu di sepanjang sisi atas adonan seperti garis. Sisakan sedikit ruang kosong di kedua ujungnya tanpa isian.
Gulung adonan ke arah Anda seperti menggulung, hingga membentuk batang silinder.
Cubiti bagian sambungan ujung gulungan dengan jari hingga tertutup rapat dan menempel sempurna.
Setelah semua adonan selesai dibentuk, biarkan istirahat (bench time) sekitar 5 menit.
Gilas masing-masing adonan hingga lebih panjang membentuk batang. Pipihkan salah satu ujungnya, kemudian lilitkan ujung yang pipih tersebut pada ujung lainnya hingga membentuk cincin, lalu tekan sambungan hingga menempel kuat. Tutup dengan kain lembap dan lakukan fermentasi kedua selama kurang lebih 30 menit pada suhu sekitar 40~46℃. Beberapa saat sebelum fermentasi kedua selesai, panaskan oven terlebih dahulu hingga 210℃.
Siapkan air rebusan manis dengan mencampur 1L air dan 50g gula ke dalam panci. Setelah mendidih, masukkan bagel dan rebus masing-masing sisi selama 30 detik.
Angkat bagel, susun rapi di atas loyang, lalu taburi dengan gula kristal kasar. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 200℃ selama 20 menit.
Letakkan bagel yang sudah matang di atas rak kawat seperti rak pendingin kue, dan biarkan hingga benar-benar dingin.