Bagel Oatmeal Gula Merah
Beberapa hari ini aku sangat ingin makan bagel sampai rasanya tidak bisa lagi menahan diri. Resep ini bisa dibuat dengan sangat cepat dan ringan, dan adonannya hanya perlu diuleni sedikit saja. Aromanya harum, dan semakin dikunyah teksturnya yang kenyal terasa sangat menenangkan. Jika digunakan sebagai roti hamburger, aku bahkan lebih menyukainya dibanding ketika dimakan sebagai roti kecil yang lembut~~
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Campur semua bahan lalu uleni adonan sampai gluten terbentuk dengan cukup dan adonan menjadi elastis.
Bagi adonan menjadi potongan kecil masing-masing sekitar 80 g. (Aku tiba-tiba teringat dan menambahkan sedikit adonan lama, jadi kubagi menjadi 6 bagian. Jika tidak menambahkan adonan lama, akan pas untuk 5 buah.) Bulatkan masing-masing sampai permukaannya kencang, tutup dengan kain lap basah, lalu diamkan (istirahatkan) sekitar 15 menit.
Ambil satu per satu adonan yang sudah diistirahatkan, giling memanjang menjadi bentuk lonjong, lalu tepuk perlahan dengan telapak tangan untuk mengeluarkan gas di dalamnya.
Balikkan adonan dan letakkan melintang di atas meja kerja. Lipat sepertiga bagian atas ke tengah, lalu tekan kuat dengan telapak tangan untuk mengeluarkan udara di dalamnya.
Dengan cara yang sama, lipat juga sepertiga bagian bawah ke tengah, lalu tekan kuat agar sambungannya menempel rapat.
Satukan kedua ujungnya hingga membentuk lingkaran, lalu cubit sambungannya dengan jari secara teliti agar menempel kuat.
Gulingkan perlahan dengan kedua telapak tangan sambil memanjangkan adonan hingga berbentuk batang sepanjang kira-kira 21~22 cm.
Saat menggulingkan adonan, buat ujung kiri sedikit lebih tipis dan runcing. Ujung kanan pipihkan dengan telapak tangan, lalu tipiskan dengan rolling pin.
Sambungkan kedua ujung hingga membentuk cincin bundar.
Bungkus ujung kiri yang sudah dibuat tipis dan runcing dengan ujung kanan yang sudah dipipihkan, kemudian tekan perlahan dan teliti di seluruh bagian sambungan agar benar-benar menempel rapat.
Rapikan bentuknya lalu letakkan di atas kertas baking (baking sheet).
Bentuk bagel satu per satu dengan cara yang sama, dan letakkan masing-masing di atas potongan kertas baking yang sudah dipotong agar mudah dipindahkan. Susun langsung di atas loyang oven.
Tutup dengan kain khusus fermentasi atau kain lap biasa, lalu lakukan fermentasi kedua di tempat hangat selama sekitar 30 menit. Jika cuaca panas, suhu ruang sudah cukup.
Sedikit sebelum fermentasi kedua selesai, siapkan air gula. Masukkan 50 g gula ke dalam 1000 g air, lalu panaskan hingga hampir mendidih.
Panaskan oven hingga 200℃. Saat air gula mulai mendidih, masukkan bagel secara perlahan (sebelumnya aku pernah mendapat komentar "kertas baking menempel di dasar panci", jadi kali ini kucoba memasukkannya bersama kertas. Dalam kasusku tidak ada masalah menempel~~ gunakan cara yang menurutmu paling nyaman). Rebus satu sisi selama kurang lebih 30 detik, lalu balik dengan sendok berlubang.
Rebus sisi lainnya sekitar 30 detik lagi, lalu angkat dan tiriskan, kemudian susun di atas loyang. Saat permukaannya sedikit lengket karena air gula, taburkan oatmeal flakes secukupnya.
Panggang di rak tengah oven yang sudah dipanaskan terlebih dahulu, dengan api atas bawah 200℃ selama sekitar 20 menit.