Roti Oatmeal
Saya terus menguji coba pembuatan hidangan penutup rendah kalori di Ibaraki… Dengan mengombinasikan tepung gandum utuh dan oatmeal, saya berhasil mengeluarkan aroma kuat dan sederhana khas biji‑bijian. Patokan kira‑kira: menghasilkan 8 buah roti kecil (seukuran kepalan tangan). =========================================== Resep hidangan penutup tanpa minyak & rendah lemak selalu diperbarui:http://www.xiachufang.com/recipe_list/95191/
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Masukkan setengah dari tepung protein tinggi (100g) dan setengah dari tepung gandum utuh (25g) ke dalam mangkuk, lalu tambahkan gula. Letakkan ragi dan gula bersama‑sama di salah satu sisi mangkuk.
Tuang air hangat ke arah ragi lalu larutkan dengan baik.
Aduk dengan kartu pengaduk (atau spatula karet) hingga tidak ada lagi gumpalan tepung dan adonan menjadi lembut.
Tambahkan sisa tepung protein tinggi (100g), sisa tepung gandum utuh (25g), dan garam.
Aduk hingga semuanya menyatu menjadi satu gumpalan adonan.
Keluarkan adonan ke atas meja kerja, lalu uleni dengan cara menghempaskan adonan ke meja berulang‑ulang.
Uleni dan tarik adonan sampai gluten berkembang.
(Patokan kasarnya adalah: ketika ujung adonan ditarik, terbentuk “selaput (windowpane)” yang tipis hingga jari dapat terlihat samar di baliknya. Tidak perlu membuat selaput yang sangat besar dan tipis secara ekstrem.)
Masukkan sekitar 4 sdm oatmeal dan uleni hingga tersebar merata.
Bulatkan adonan, masukkan ke dalam mangkuk, tutup dengan plastik wrap, dan lakukan fermentasi pertama (sekitar 25 menit pada suhu kira‑kira 40℃).
Gunakan jari untuk mengecek apakah fermentasi pertama sudah selesai.
Kempiskan gas dalam adonan, keluarkan dari mangkuk, bagi menjadi 8 bagian, lalu bulatkan masing‑masing. Tutup dengan kain lap basah dan diamkan selama kurang lebih 5 menit (bench time).
Bulatkan lagi tiap adonan dengan lebih rapat, taburi permukaannya dengan sekitar 3 sdm oatmeal, lalu susun rapi di loyang oven.
Tutup dengan plastik wrap dan lakukan fermentasi kedua (sekitar 20 menit pada suhu kira‑kira 40℃).
Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 190℃ selama sekitar 8 menit hingga permukaan berwarna agak keemasan.
Enak disantap selagi baru matang dan masih panas, maupun setelah didinginkan hingga suhu ruang.