Scone Replika - Rasa Inggris Asli 100%
Ketika saya belajar di Inggris dulu, scone jelas merupakan camilan favorit saya, haha! Orang Inggris cenderung membuat segala sesuatunya sangat manis, yang agak sulit bagi saya yang tidak terlalu suka makanan manis. Tapi setelah memesan scone di kafe, pandangan saya berubah total. Secara tradisional, orang Inggris memotong scone secara horizontal dan mengolesnya dengan banyak krim (teman-teman saya dan saya terutama menyukai krim dari PAUL. Teksturnya kental dan lembut seperti campuran mentega dan keju, tetapi tidak terlalu berminyak). Kemudian mereka menambahkan selai stroberi di atasnya. Scone itu sendiri tidak terlalu manis, itulah ciri khasnya. Sejak itu, setiap kali saya pergi ke kafe atau museum, saya selalu memesan scone. Selama cuti melahirkan, saya memanfaatkan kesempatan langka untuk belajar memasak di rumah, terima kasih kepada Guru Xiangguo yang menjelaskan semuanya dengan sangat rinci! Saya telah merangkum prosesnya dan membagikannya di sini. Saya menghadirkan rasa yang saya nikmati di Inggris untuk Anda. Resep ini hampir mendekati rasa scone di Harrods! PS: Scone paling lezat saat baru matang. 7 Maret 2020 Pembaruan: Peningkatan minat baru-baru ini mungkin disebabkan oleh pengaruh pandemi. Terima kasih semuanya! Saya ingin menjawab beberapa pertanyaan Anda di komentar. Saya juga telah mengambil beberapa saran dari orang lain: 1. Mengenai jumlah gula, karena saya tidak terlalu suka makanan manis, saya hanya menambahkan 5g, haha. Tetapi jika Anda menyukai sesuatu yang lebih manis, tambahkan hingga 20g untuk mendapatkan tekstur seperti roti di toko. Kombinasi krim dan selai adalah yang terbaik. 2. Jangan lupa untuk menambahkan baking powder. Jangan membuat ukuran yang terlalu besar untuk tekstur yang lembut, dan pastikan untuk menyegel rapat setelah memanggang untuk mencegah pengeringan. 3. Beberapa komentar mengatakan scone tidak garing. Dari foto, tampaknya mentega meleleh saat adonan dicampur. Saya sarankan memotong mentega menjadi potongan kecil sebelum langsung dipanggang. Hindari mencairkannya sepenuhnya. 4. Nikmati setelah dipanggang atau simpan di kulkas. Jika mengering, mereka bisa menjadi keras. 26 April 2020 Pembaruan: Beberapa orang melaporkan bahwa pada suhu 180°C, permukaan terbakar sementara bagian dalamnya tidak matang. Silakan ikuti saran berikut: Saya menggunakan oven rumahan dengan kapasitas lebih dari 30 liter. Untuk oven kecil, disarankan untuk menurunkan suhu sekitar 10-20°C. Selain itu, periksa warna permukaan dalam 5 menit terakhir, dan jika warnanya terlalu gelap, tutup dengan aluminium foil. Untuk oven besar, coba tingkatkan suhu atau perpanjang waktu memanggang.
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Siapkan 240g tepung rendah gluten terlebih dahulu.
Tambahkan 5g baking powder. (Omong-omong, baking powder yang diberikan ibu saya ternyata sudah kedaluwarsa…)
Tambahkan 2g garam.
Tambahkan 5g gula kemudian campur dengan baik.
Masukkan 60g mentega yang telah dipotong kecil-kecil agar mudah dicampur. Pada tahap ini, jangan melelehkan mentega!
Baurkan mentega dengan tangan sampai bercampur dan menjadi berbutir.
Tambahkan 120g susu. (Saya pernah tanpa sengaja menambahkan 140g, tetapi itu tidak terlalu memengaruhi, hanya membuat adonan sedikit lebih lembut).
Bentuk adonan. Menguleni terlalu lama akan membantu menyebar mentega secara merata.
Mentega sengaja dibiarkan berbentuk butiran agar menciptakan rongga udara saat dipanggang.
Siapkan 30g cranberry kering atau kacang-kacangan lainnya. Kali ini saya membuat rasa cranberry dan rasa wijen+chia seed.
Campurkan buah kering ke dalam adonan lalu bungkus dengan plastik wrap.
Saya juga memotong cranberry utuh yang telah saya beli sebelum mencampurkannya. Dinginkan adonan di kulkas setidaknya 15 menit agar mudah diolah.
Keluarkan adonan dan pipihkan hingga ketebalan sekitar 2cm. Bentuk adonan sebelum memanggang secepat mungkin. Saya menggunakan pemotong berbentuk hati, tetapi bentuk lain juga bisa.
Letakkan scone yang telah dibentuk di atas loyang yang telah diberi kertas roti. Sisakan ruang antara scone agar bisa mengembang.
Panaskan oven pada suhu 175°C menggunakan mode kipas. Untuk oven rumahan biasa, gunakan suhu 180~190°C sesuai kebutuhan. Untuk oven profesional atau built-in, 175°C sudah cukup. Siapkan kuning telur. Saya menggunakan kuning telur pekat untuk warna lebih tajam.
Oleskan kuning telur secara merata di permukaan scone.
Setelah oven cukup panas, masukkan loyang ke rak tengah oven.
Panggang sekitar 25~30 menit. Untuk oven rumahan, mungkin perlu beberapa menit tambahan. Scone akan mengembang, membentuk rongga udara, menghasilkan tepi berlapis, dan permukaannya akan menjadi keemasan.
Setelah matang, biarkan sedikit dingin sebelum dikeluarkan agar tidak hancur. Dinginkan di atas rak atau nikmati langsung saat masih hangat seperti saya. Selamat, scone telah selesai!