Foto masakan selesai dari Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread)

Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread)

Gandum hitam, gula merah, pisang, dan kayu manis adalah perpaduan rasa yang selalu sangat menarik bagi saya sampai saya tak bisa berhenti menyantapnya. Karena itu, banana bread ini sama sekali tidak bisa dibilang benar-benar “sederhana” dari segi rasa. Walaupun resepnya sendiri sebenarnya sangat simpel, dibuat untuk cepat menghabiskan sisa starter sourdough. Bagian luarnya punya kerak yang agak renyah, bagian dalamnya lembap dan lembut, dengan aroma yang kaya dan dalam yang menyebar. Aroma kayu manis dan pisang langsung memikat indera perasa, lalu ketika dikunyah perlahan, terasa juga keasaman lembut khas gandum hitam dan sourdough. Sejak mulai rutin memanggang roti, saya terbiasa mengurangi separuh takaran gula untuk dessert, tetapi khusus untuk gula merah saya hampir tidak menguranginya, atau hanya sesekali saja. Saya terlalu menyukai rasa manisnya yang sederhana namun kuat. Banana bread, dari tampilan dan teksturnya memang mirip pound cake, tetapi tetap ingin disebut “roti”. Jika dibandingkan dengan kue klasik, saya jelas lebih menyukai yang ini. Mungkin karena jumlah lemak dan gulanya jauh lebih sedikit. Rasanya tetap mantap dan memuaskan tetapi tidak terasa berat, dan teksturnya yang khas—bagian dalamnya padat namun tetap kenyal—sangat cocok dengan selera saya sehingga terasa semakin menarik. Saya memelihara dua toples starter sourdough alami layaknya “hewan peliharaan”, dan setiap kali memberi makan selalu ada sisa dalam jumlah tertentu. Namun sering kali saya tidak punya waktu langsung membuat roti lain. Bagi saya, quick cake seperti inilah yang paling ideal. Starter sourdough-nya tidak perlu terlalu aktif (betul, sisa starter sourdough yang sudah beberapa hari disimpan di lemari es pun bisa dipakai), dan bisa cepat dipanggang. —————— Dengan resep ini, bisa dipanggang 1 loyang pound cake ukuran 1 pon (ukuran bagian dalam sisi atas loyang 17×10 cm, dasar 15×7,5 cm, tinggi 6,5 cm). Harap baca bagian catatan dengan saksama! Penting! Penting!

Bahan-bahan

Sourdough cair gandum hitam (hidrasi 100%)140 g (boleh memakai sisa starter sourdough yang sudah beberapa hari disimpan di lemari es)
Tepung gandum jenis 405/550 (tepung serbaguna dengan kadar gluten sedang, di antara tepung sedang dan tepung kuat)125 g
Pisang135 g (berat tanpa kulit, dilumat dengan garpu)
Gula merah45 g (boleh ditambah sesuai selera, bisa diganti light brown sugar)
Bubuk kayu manis2 sdt
Soda kue1/4 sdt
Baking powder1/2 sdt
Garam laut halus1/2 sdt
Mentega tawar35 g
Telur (utuh, dikocok lepas)25 g
Pisang (untuk dekorasi)Sesuai selera, iris bulat 4–5 potong

Langkah-langkah

1

Siapkan semua bahan. Keluarkan mentega ke suhu ruang hingga lunak, ketika ditekan ringan dengan jari masih meninggalkan bekas. Kocok lepas telur. Kupas pisang, masukkan ke kantong penyimpanan untuk freezer lalu remas dengan tangan hingga lumat (saya pribadi suka jika di dalam kue yang sudah matang masih ada sedikit butiran pisang, jadi tidak saya buat benar-benar menjadi puré halus. Jika tidak ingin ada butiran, buat dulu puré halus dengan hand blender atau mixer, lalu masukkan).

Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread) - Step 1
Klik untuk memperbesar
2

Olesi tipis bagian dalam loyang dengan mentega, atau lapisi dengan kertas panggang seperti pada foto di kanan.

Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread) - Step 2
Klik untuk memperbesar
3

Masukkan gula merah ke dalam mentega, aduk dan gosok sampai warnanya menjadi lebih pucat dan teksturnya agak berpasir lembut. Tidak masalah jika masih terlihat sedikit kristal gula. Jika terus diaduk, gula akan perlahan larut.

Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread) - Step 3
Klik untuk memperbesar
4

Masukkan telur kocok, aduk hingga adonan menjadi halus dan rata. Pada tahap ini mulai panaskan oven terlebih dahulu. Atur suhu 175℃ api atas–bawah.

Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread) - Step 4
Klik untuk memperbesar
5

Ayak bersama tepung (tepung serbaguna), kayu manis, soda kue, baking powder, dan garam, lalu masukkan ke dalam adonan di langkah 5. Aduk ringan sampai tidak ada lagi bagian kering tepung, tetapi jangan terlalu lama mengaduknya.

Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread) - Step 5
Klik untuk memperbesar
6

Buat satu garis sayatan dangkal di tengah permukaan adonan dengan ujung pisau, lalu tata irisan pisang di atasnya sebagai hiasan sesuai selera.

Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread) - Step 6
Klik untuk memperbesar
7

Keluarkan kue dari oven, tusuk dengan tusuk sate untuk mengecek apakah bagian dalam sudah matang. Jika tidak ada adonan mentah yang menempel pada tusuk sate, berarti sudah matang. Keluarkan dari loyang dan dinginkan di rak pendingin kue. Setelah dingin, iris setebal yang diinginkan dan sajikan.

Kue Pisang Kayu Manis dengan Sourdough Gandum Hitam (Banana Quick Bread) - Step 7
Klik untuk memperbesar

Tips memasak

1. Dalam resep ini, rasa kayu manis, pisang, dan dua unsur “gelap” (gandum hitam dan gula merah) sudah cukup kuat, jadi sebenarnya saya tidak terlalu menyarankan menambahkan terlalu banyak kacang atau buah kering. Namun jika sangat menyukai bahan-bahan tersebut, menambah sedikit tetap boleh. Jika ingin variasi, saat menyajikan bisa mengoleskan krim cokelat dengan hazelnut, krim cokelat biasa, atau saus karamel mentega asin di atas irisan kue. Jika ingin aroma gandum lebih menonjol, sepertiga dari tepung terigu putih bisa diganti dengan tepung gandum utuh (hanya saja, karena gluten tepung gandum utuh lebih lemah, kue yang sudah matang bisa jadi lebih mudah hancur). 2. Dengan takaran ini, biasanya satu butir telur tidak habis terpakai. Jika memanggang dua loyang kue, satu butir telur bisa dipakai habis. Bagi yang sudah terbiasa mengolah starter sourdough sehari-hari, memanfaatkan sisa setengah telur bukanlah masalah yang sulit. 3. Membuat sayatan di permukaan adonan sebelum dipanggang akan memudahkan kita mengontrol di mana adonan akan retak ketika mengembang di dalam oven (sebenarnya tanpa sayatan pun adonan akan retak alami di beberapa tempat, dan menurut saya itu juga sangat menarik dengan caranya sendiri). Jika lebih menyukai tampilan yang lebih sederhana dan rustic, tidak perlu membuat sayatan pun tidak masalah. 4. Sesuaikan waktu panggang dengan oven masing-masing. Mulai menit ke-30, jangan terlalu jauh dari oven. Jika bagian luar cepat sekali menjadi cokelat tua, tutup permukaannya dengan aluminium foil. Jika saat dites dengan tusuk sate bagian tengahnya masih belum matang, tutup lagi dengan aluminium foil dan panggang terus hingga benar-benar matang. 5. Jika tidak ada garam laut halus, boleh memakai garam meja biasa. Dalam hal ini, kurangi sedikit takarannya. 6. Jika tidak ada sourdough gandum hitam, bisa diganti dengan sourdough terigu untuk roti. Kombinasi pisang + gula merah + kayu manis saja sudah menghasilkan rasa yang sangat kaya. Namun, agar aroma biji-bijian tidak terlalu berkurang, sebaiknya tetap mengikuti takaran yang tercantum di awal. 7. Jika tidak punya loyang pound cake / loyang loaf, boleh memakai loyang muffin, loyang pound kecil, atau loyang roti kecil untuk roti panggang. Menurut pengalaman teman saya Arthur, loyang kertas pun bisa digunakan tanpa masalah. Hanya saja, pastikan menyesuaikan waktu panggang (jika memakai loyang kertas, kurangi waktu panggang di oven sekitar 5 menit). 8. Takaran gula dalam resep ini tidak terlalu banyak (saya sudah sejak lama menganut “pakai gula separuh saja”). Karena itu, selama tidak ada alasan khusus, saya tidak menyarankan untuk mengurangi gula lebih jauh lagi. Berbeda dengan gula pasir atau gula kastor, aroma gula merah yang dalam dan kaya inilah yang menjadi penopang utama rasa puas saat menikmati kue ini. Kalau sudah mulai menulis bagian catatan seperti ini, saya jadi sulit berhenti. Sekali mulai menulis, ternyata susah sekali untuk berhenti……