Roti Gulung Serat Pangan dengan Daun Bawang dan Abon Babi
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Tangzhong: buat terlebih dulu. Masukkan 15g tepung terigu protein tinggi dan 75g air ke dalam panci kecil, aduk hingga rata, lalu panaskan dengan api kecil sambil diaduk hingga mengental. Tutup permukaan adonan dengan plastik wrap hingga menempel rapat, biarkan dingin, lalu istirahatkan semalam di lemari es. Masukkan semua bahan (kecuali mentega) ke dalam mangkuk mixer dan uleni, setelah adonan menjadi halus masukkan mentega lunak bersuhu ruang, lanjutkan menguleni hingga gluten berkembang sempurna dan bisa ditarik menjadi selaput tipis yang besar. Keluarkan adonan, bulatkan, masukkan ke dalam mangkuk dan lakukan fermentasi pertama hingga volume mengembang sekitar 2,5 kali. Saya menggunakan fungsi proofing oven pada 281C selama 1 jam.
Keluarkan gas dari adonan yang telah selesai difermentasi dengan lembut, tutup dengan plastik wrap dan istirahatkan di meja (bench time) sekitar 15 menit. Setelah itu, gilas menjadi persegi panjang yang sedikit lebih kecil dari loyang yang akan dipakai.
Tidak masalah jika bentuknya belum benar-benar persegi panjang rapi. Setelah bentuk kira-kira jadi, angkat adonan dan pindahkan ke loyang, lalu gilas sekali lagi hingga melebar. Jika loyang tidak berlapis anti lengket, olesi tipis dengan minyak terlebih dahulu. Lebarkan adonan hingga ke tepi loyang sehingga seluruh permukaan tertutup. Fermentasikan kembali hingga volumenya menjadi 2 kali lipat (masukkan ke dalam oven, letakkan juga satu cangkir berisi air mendidih di dalamnya, gunakan fungsi proofing pada 381C selama 45 menit).
Iris halus beberapa batang bagian hijau daun bawang (saya tidak menakarnya, hanya pakai kira-kira). Setelah fermentasi kedua selesai, olesi permukaan adonan dengan telur kocok. Campur irisan daun bawang dengan 1 sdt minyak, lalu taburkan merata di atas permukaan. Jika perlu, ratakan perlahan dengan garpu. Taburi lagi sedikit wijen putih di atasnya.
Panggang pada suhu 1801C selama 15 menit.
Panggang pada suhu 1801C selama 15 menit.
Setelah matang, pindahkan ke rak pendingin dan biarkan agak hangat. Saat sudah tidak terlalu panas untuk disentuh, siapkan untuk digulung.
Rapikan dengan mengiris tipis keempat sisinya. Letakkan roti di atas selembar besar kertas baking, dengan sisi atas roti menghadap ke bawah. Beri beberapa irisan sayat pada bagian bawah roti, tetapi jangan sampai terpotong putus. Dengan cara ini proses menggulung akan lebih mudah. Berikutnya, gunakan spatula untuk mengoleskan mayones (saus salad) secara merata, lalu taburkan abon babi secara merata di atasnya.
Gulung rapat mengikuti arah sayatan, seperti menggulung bolu gulung. Gunakan rolling pin untuk menekan ringan seluruh gulungan agar bentuknya lebih padat, lalu pilin kedua ujung kertas baking untuk mengunci.
Jika memiliki mat silikon khusus oven, hasilnya akan lebih baik. Gulung lagi roti gulung dengan mat silikon agar lebih kencang dan bentuknya lebih kokoh. Istirahatkan sekitar 1 jam sebelum dipotong. Namun jika ruangan kering, hanya dibungkus kertas baking saja akan mudah membuat roti mengering. Dalam kondisi demikian, setelah digulung dengan kertas baking, masukkan ke dalam kantong plastik besar, lalu gulung lagi dari luar dengan mat silikon untuk mengunci bentuknya.
Tampilan roti gulung setelah cukup stabil.
Iris dengan ketebalan yang nyaman untuk dimakan.
Olesi mayones (saus salad) pada kedua ujung permukaan potongan roti.
Tekan kedua ujung irisan roti ke dalam abon babi, lalu gulingkan hingga abon menempel rata, dan selesai. Roti ini sendiri sedikit lebih tebal dibanding roti gulung abon siap jual pada umumnya, jadi sebaiknya jangan memotong irisan terlalu tebal. Saya sendiri kurang begitu paham soal mayones, jadi saya memakai Kewpie apa adanya, namun Anda bisa memilih merek lain sesuai selera. Abon babi saya beli di toko resmi Taobao "Premiere Begegnung mit Shiwei".