Roti Gandum Utuh Kaya Serat
Roti gandum utuh yang sangat pas dijadikan lauk pendamping, dengan tekstur cukup lembut dan empuk~ Poin penting yang sebaiknya diketahui sebelum mulai membuat: ① Untuk pemula, sisihkan dulu sebagian air saat mulai menguleni adonan, lalu sesuaikan jumlah air sambil mengamati kondisi tepung. ② Jika menggunakan ragi kering, gunakan kira-kira 1/3 jumlah ragi segar sebagai patokan. ③ Perhatikan pengaturan suhu adonan dengan saksama. ④ Pastikan oven dipanaskan (preheat) dengan cukup. Mulailah memanaskan oven sebelum fermentasi terakhir selesai, agar adonan tidak over-fermented sementara suhu oven masih naik. Tautan cara membuat Lievito madre:https://www.xiachufang.com/recipe/106055142/
Bahan-bahan
Langkah-langkah
Penjelasan tambahan: Di musim panas atau cuaca panas, bisa juga menggunakan metode air dingin. Campurkan semua bahan kecuali garam, ragi, mentega, dan adonan biang tua, uleni hingga menyatu menjadi satu adonan, lalu diamkan dalam lemari es minimal 30 menit. Cara ini dapat menurunkan suhu adonan dan mengurangi waktu pengulenan.
Masukkan semua bahan adonan utama kecuali mentega ke dalam mangkuk mixer M6. Atur timer ke 12 menit. Pertama, gunakan kecepatan rendah (tingkat 1–2) selama sekitar 30 detik hingga tidak ada lagi tepung kering yang terlihat, lalu naikkan ke kecepatan 6 untuk mulai tahap pengulenan utama. Pada saat ini, meskipun adonan terlihat agak lengket, itu adalah kondisi normal, jadi teruskan saja menguleni. Penjelasan tambahan: Untuk pemula, sisihkan sekitar 20 g air terlebih dahulu agar bisa disesuaikan belakangan. Mixer meja biasanya kurang optimal untuk menangani adonan lembut dengan kadar air tinggi, jadi boleh tambahkan air sedikit demi sedikit sambil mengamati kondisi adonan. Terus terang, kadar air pada adonan ini sebenarnya tidak termasuk tinggi secara ekstrem (#^.^#). Setelah diuleni sekitar 6 menit, gluten akan mulai terbentuk menjadi selaput yang masih agak kasar tetapi dapat ditarik memanjang seperti pada foto.
Berikutnya, masukkan mentega yang sudah dilembutkan pada suhu ruang, uleni dengan kecepatan 3 selama kira-kira 1–2 menit hingga mentega benar-benar terserap dan menyatu ke dalam adonan.
Setelah mentega tercampur rata, selaput gluten akan mulai terbentuk dengan lebih stabil sedikit demi sedikit. Naikkan kecepatan ke tingkat 5–6 dan lanjutkan menguleni sampai mencapai tingkat gluten penuh (full gluten).
Jika adonan sudah cukup diuleni, selaput adonan dapat ditarik sangat tipis hingga hampir tembus pandang, dan elastisitasnya sangat kuat.
Keluarkan adonan lalu bentuk menjadi bulatan dengan permukaan halus. Suhu adonan patokan sekitar 26℃. Masukkan ke dalam mangkuk atau wadah.
Fermentasi pertama dilakukan pada suhu sekitar 28℃ dengan kelembapan kurang lebih 75% selama sekitar 60 menit, hingga ukuran adonan menjadi sekitar 2,5 kali lipat dari semula.
Setelah fermentasi, kempiskan gas dalam adonan, lalu bagi menjadi 8 bagian, masing-masing sekitar 150 g.
Bulatkan kembali masing-masing adonan, lalu istirahatkan (bench time) pada suhu 28℃ dengan kelembapan sekitar 80% selama kira-kira 20 menit agar adonan relaks.
Ambil satu adonan yang sudah cukup relaks, lalu pipihkan dan bentangkan seperti pada foto hingga menjadi lembaran datar.
Balik adonan, lalu gulung dari sisi depan ke arah belakang hingga berbentuk batang memanjang.
Gulingkan permukaan adonan yang sudah dibentuk di atas tisu dapur yang telah dilembapkan tipis, sehingga permukaan adonan menjadi sedikit basah.
Lapisi seluruh permukaan adonan dengan oatmeal instan flakes secara merata.
Bentuk semua adonan dengan cara yang sama, lalu susun di atas loyang oven dengan memberi jarak antar adonan.
Lakukan fermentasi akhir pada suhu sekitar 32℃ dengan kelembapan kurang lebih 80%. Fermentasi hingga ukuran adonan menjadi kira-kira 2 kali, dan ketika permukaan adonan ditekan pelan dengan jari akan kembali perlahan. Setelah itu, buat sayatan (scoring) di permukaan adonan.
Masukkan loyang ke dalam oven dek Houseworth EAT-SP50 yang sudah dipanaskan dengan cukup, panggang dengan api atas–bawah 220℃ selama kurang lebih 15 menit. Jika menggunakan jenis oven lain, sesuaikan suhu dan waktu berdasarkan pengaturan yang biasa Anda gunakan untuk memanggang roti sejenis.
Setelah matang, hentakkan loyang (atau cetakan) ke meja kerja yang kokoh agar roti terlepas, lalu keluarkan dari loyang.
Biarkan benar-benar dingin lalu bungkus rapat. Bisa diiris, atau dibelah memanjang lalu bagian dalamnya dipanggang di wajan hingga seperti roti panggang, kemudian sajikan dengan daging ham, telur goreng, sayuran, dan lain-lain sesuai selera.
Rasanya benar-benar enak~